Kuansing Diminta Tetap Kondusif, Plt Gubernur Riau Pastikan MTQ Dan Pacu Jalur Tetap Digelar
Pekanbaru, Terbilang.id - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tetap berjalan normal meski daerah tersebut tengah menghadapi situasi pascaoperasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati Kuansing, Suhardiman Amby.
Selain Suhardiman Amby, KPK juga menetapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Zulkarnaen, serta sejumlah pihak lainnya, termasuk dari unsur swasta, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi yang kini tengah diproses.
Menanggapi kondisi tersebut, SF Hariyanto menegaskan bahwa pelayanan publik dan jalannya pemerintahan tidak boleh terhenti. Pemerintah Provinsi Riau, kata dia, telah mengambil langkah cepat dengan menunjuk Wakil Bupati Kuantan Singingi, Mukhlisin, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing agar roda pemerintahan tetap berjalan.
"Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ujar SF Hariyanto usai rapat paripurna DPRD Riau, Kamis (2/7/2026).
Ia juga mengimbau seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk tetap menjaga stabilitas daerah di tengah proses hukum yang sedang berlangsung.
"Jaga keamanan, jaga kekompakan, dan pastikan situasi tetap kondusif. Saat ini kita sedang melaksanakan MTQ Tingkat Provinsi Riau. Kegiatan itu harus tetap berjalan dengan baik, termasuk agenda Pacu Jalur yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi," katanya.
Menurut SF, proses hukum yang dilakukan KPK harus dihormati sebagai bagian dari penegakan hukum. Namun, di sisi lain, pelayanan kepada masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Ia menegaskan, seluruh perangkat daerah diminta tetap menjalankan tugas dan fungsi masing-masing secara profesional agar tidak terjadi gangguan terhadap pelayanan publik maupun pelaksanaan program pembangunan.
Selain itu, SF berharap peristiwa yang terjadi di Kuantan Singingi menjadi pengingat bagi seluruh kepala daerah di Provinsi Riau untuk senantiasa menjaga integritas, mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah hanya dapat dipertahankan melalui tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dengan kepastian bahwa pemerintahan tetap berjalan serta agenda strategis daerah seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau dan Festival Pacu Jalur tetap dilaksanakan, Pemerintah Provinsi Riau berharap kondisi di Kuantan Singingi tetap aman, kondusif, dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung sebagaimana mestinya di tengah proses hukum yang masih berjalan. (*)








