Laga yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Ahad (19/4/2026) malam, menjadi penentu nasib tim berjuluk Askar Bertuah tersebut. Tampil agresif sejak awal, PSPS sukses mengamankan tiga poin krusial yang mengunci posisi mereka dari ancaman degradasi.
Tambahan poin ini membuat PSPS kini mengoleksi 34 poin dan bertengger di peringkat keenam Grup A. Raihan tersebut cukup untuk menjauh dari kejaran Persekat yang berada di posisi kesembilan dengan 26 poin.
Dengan hanya dua pertandingan tersisa, Persekat secara matematis sudah tidak mungkin lagi mengejar perolehan poin PSPS. Bahkan jika mampu menyapu bersih sisa laga, total poin mereka hanya akan mencapai 32 tetap berada di bawah PSPS. Kondisi ini memastikan tim kebanggaan masyarakat Pekanbaru itu aman dari zona play-off degradasi.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat langkah Persekat semakin berat. Mereka masih memiliki peluang bertahan, namun harus bergantung pada hasil pertandingan tim lain, termasuk Persikad Depok.
Pelatih kepala PSPS, Aji Santoso, menyambut hasil ini dengan penuh rasa syukur. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang mampu mengamankan target utama tim musim ini.
“Alhamdulillah, kami berhasil mencapai target utama musim ini, yaitu bertahan di Liga 2. Ini hasil kerja keras seluruh tim. Semoga musim depan kami bisa tampil lebih baik dan menargetkan promosi ke Liga 1,” ujarnya.
Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi PSPS untuk menatap musim berikutnya dengan ambisi lebih tinggi. Setelah memastikan bertahan, tim kini mulai mengarahkan fokus untuk bersaing di papan atas dan membuka peluang promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional. (*)