Kecelakaan Maut Di Tol Pekanbaru–Dumai, Pengemudi Terios Tewas Usai Hantam Truk Berhenti Di Bahu Jalan

Kecelakaan Maut Di Tol Pekanbaru–Dumai, Pengemudi Terios Tewas Usai Hantam Truk Berhenti Di Bahu Jalan
Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai KM 38

Pekanbaru, Terbilang.id - Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai KM 38, Minggu (19/4) siang. Insiden tragis ini merenggut satu nyawa setelah sebuah mobil Daihatsu Terios menghantam truk yang tengah berhenti di bahu jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Terios BM 1662 NF melaju dari arah Pekanbaru menuju Duri. Namun, setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba bergerak ke kiri hingga masuk ke bahu jalan.

Di saat bersamaan, sebuah truk Hino BM 9569 TY tengah berhenti karena mengalami gangguan mesin (overheat). Diduga pengemudi Terios dalam kondisi mengantuk, ditambah kontur jalan yang menanjak membuat kendaraan sulit dikendalikan hingga akhirnya menabrak bagian belakang truk tersebut.

Benturan keras tak terhindarkan. Pengemudi Terios, Irma (45), meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara tiga penumpang lainnya, yakni Sanusi Tandi (50), Brian (11), dan Rizkya Zahara Tania (13), mengalami luka berat.

Petugas dari Satuan Polisi Jalan Raya (PJR) yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Seluruh korban segera dievakuasi ke RS Awal Bros Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis.

Penanganan di lapangan dipimpin oleh Panit Regu 1 Tol Permai, Ipda Aljamil, bersama personel lainnya yang sigap melakukan evakuasi serta pengamanan lokasi guna mencegah kemacetan dan kecelakaan susulan.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, Eko Baskara, mengatakan pihaknya langsung turun tangan begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima informasi, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengevakuasi korban, serta mengamankan lokasi kejadian agar tidak menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pengguna jalan tol agar tidak mengabaikan kondisi fisik saat berkendara, terutama dalam perjalanan jarak jauh.

“Kami mengimbau kepada pengendara agar tidak memaksakan diri saat mengantuk. Jika lelah, segera beristirahat di rest area demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan tol dapat berujung fatal. Kewaspadaan dan kondisi fisik yang prima menjadi kunci utama untuk menjaga keselamatan selama berkendara. (*)