Perbaiki Jalan Simpang Minas–Simpang Tualang Timur, Pemprov Riau Gandeng PT PHR dan PT Arara Abadi

Perbaiki Jalan Simpang Minas–Simpang Tualang Timur, Pemprov Riau Gandeng PT PHR dan PT Arara Abadi
Ruas Jalan Simpang Minas–Simpang Tualang Timur

Pekanbaru, Terbilang.id - Pemerintah Provinsi Riau menggandeng sejumlah perusahaan untuk mempercepat perbaikan ruas jalan provinsi Simpang Minas–Simpang Pemda–Simpang Tualang Timur yang selama ini menjadi salah satu jalur strategis bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di Kabupaten Siak.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemprov Riau dengan PT Pertamina Hulu Rokan dan PT Arara Abadi untuk mendukung pelaksanaan perbaikan jalan secara bertahap pada tahun 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

"Kerja sama dengan PT PHR dan PT Arara Abadi sudah kita tandatangani. Ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kolaborasi dalam peningkatan infrastruktur jalan di Riau," kata Zulfahmi, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan jalan yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Dengan kolaborasi yang terjalin ini, kita berharap tercipta peningkatan infrastruktur jalan yang aman, nyaman, serta mampu menunjang mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.

Berdasarkan kesepakatan yang telah ditandatangani, perbaikan ruas jalan akan dilaksanakan secara bertahap dengan pembagian pekerjaan antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan.

Untuk segmen STA 00+100 hingga STA 01+100, pekerjaan akan dilaksanakan oleh Pemprov Riau melalui anggaran APBD Tahun 2026. Pelaksanaan konstruksi dijadwalkan dimulai pada pekan kedua Juni 2026.

Sementara itu, ruas STA 01+100 hingga STA 01+600 akan ditangani oleh PT PHR dengan target pelaksanaan pada Juli mendatang. Adapun segmen STA 01+600 hingga STA 02+100 menjadi tanggung jawab PT Arara Abadi yang direncanakan mulai dikerjakan pada Oktober 2026.

Selain menggandeng dua perusahaan tersebut, Pemprov Riau juga membuka ruang partisipasi bagi perusahaan lain yang beroperasi di kawasan sekitar untuk turut mendukung perbaikan infrastruktur jalan.

"Kita juga meminta dua klaster untuk ikut berkontribusi, yakni PT Pelindo dan perusahaan-perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah tersebut," ungkap Zulfahmi.

Ia berharap kolaborasi yang dibangun dapat menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor infrastruktur yang memiliki dampak besar terhadap konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. (*)