Si Jago Merah Mengamuk Di Rambah Samo Rohul, Tiga Rumah Dan Kios Hangus Terbakar
Rokan Hulu, Terbilang.id - Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Simpang PT SAI Kilometer 6, Dusun III, Desa Sei Kuning, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya tiga rumah petak dan satu kios ponsel hingga rata dengan tanah. Selasa (27/1/2026) malam
Api mulai terlihat sekitar pukul 23.00 WIB dan dengan cepat membesar. Kondisi cuaca kering serta material bangunan rumah petak yang mudah terbakar membuat kobaran api sulit dikendalikan. Warga sekitar panik dan tidak sempat menyelamatkan harta benda.
Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Untuk sementara ada tiga rumah yang terbakar. Api cepat membesar karena bangunan rumah petak,” ujar Ipda Sarlose Mesra, Rabu (28/1/2026).
Berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi, api diduga berasal dari samping salah satu rumah yang digunakan untuk berjualan kebutuhan harian. Namun, polisi masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut.
Sejumlah bangunan yang terbakar diketahui juga difungsikan sebagai tempat usaha, di antaranya bengkel mobil, tambal ban, penjual sayur, hingga kios ponsel. Satu unit sepeda motor dilaporkan ikut terbakar dalam peristiwa itu.
Petugas pemadam kebakaran dari Ujung Batu langsung dikerahkan ke lokasi usai menerima laporan. Beberapa unit armada berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain. Sekitar satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan.
“Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah petugas tiba di lokasi,” jelasnya.
Sementara itu, Kasatpol PP dan Damkar Rohul Gorneng melalui Kasat Ujung Batu Gusti menyebutkan, berdasarkan data Damkar terdapat empat rumah yang terdampak kebakaran. Salah satu di antaranya diketahui milik Kepala Desa Sei Kuning.
“Empat rumah terdampak, di antaranya bengkel mobil, tambal ban, penjual sayuran, dan kios ponsel. Salah satu rumah merupakan milik Kepala Desa Sei Kuning,” ungkap Gusti.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta. Pascakebakaran, polisi dan petugas pemadam mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari dan di tengah cuaca kering yang rawan memicu kebakaran. (*)


