Persiapan Kejurnas Tahun 2026, Dispora Riau Tuntaskan Pembangunan Venue Panjat Tebing Bertaraf Internasional

Persiapan Kejurnas Tahun 2026, Dispora Riau Tuntaskan Pembangunan Venue Panjat Tebing Bertaraf Internasional
venue panjat tebing bertaraf internasional di kawasan Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Kota Pekanbaru.

Pekanbaru, Terbilang.id - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau membangun venue panjat tebing bertaraf internasional di kawasan Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Kota Pekanbaru. Pembangunan fasilitas olahraga tersebut dilakukan sebagai persiapan Riau menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing tahun 2026.

Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Kemitraan Dispora Riau, Andre Kurniawan, mengatakan pembangunan venue panjat tebing mulai dikerjakan sejak Agustus 2025. Venue tersebut terdiri dari tiga kategori arena, yakni boulder, speed, dan lead, yang dirancang sesuai standar federasi panjat tebing internasional.

“Venue panjat tebing ini baru dibangun tahun ini karena sebelumnya Riau belum memiliki fasilitas khusus. Pembangunan dilakukan sekaligus untuk mendukung pelaksanaan Kejurnas tahun depan,” ujar Andre saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (25/12/2025).

Ia menjelaskan, Dispora Riau telah berkoordinasi dengan Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) guna memastikan desain dan spesifikasi venue sesuai standar perlombaan. Hingga 15 Desember 2025, pekerjaan konstruksi utama telah rampung dan saat ini memasuki tahap pembersihan.

“Struktur utama sudah selesai seluruhnya. Lokasinya berada di sudut kawasan Sport Center Rumbai,” katanya.

Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada konstruksi dinding dan tiang panel. Sementara fasilitas pendukung seperti gudang peralatan, ruang pemanasan atlet, dan ruang official direncanakan akan dibangun pada 2026.

Sementara itu, Kepala Dispora Riau, Yurnalis, menegaskan pembangunan venue panjat tebing merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memajukan olahraga prestasi di Riau.

“Riau tidak hanya ingin menjadi tuan rumah Kejurnas, tetapi juga ingin melahirkan atlet panjat tebing berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. Kita berharap akan lahir banyak atlet hebat, kalau bisa Riau memiliki sepuluh Puja Lestari lainnya,” ujar Yurnalis, merujuk atlet panjat tebing Riau peraih medali emas SEA Games 2025.

Ia menambahkan, keberadaan venue bertaraf internasional tersebut diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet muda di Riau.

“Kita ingin anak-anak Riau memiliki akses latihan dengan fasilitas terbaik. Pemerintah provinsi berkomitmen memperkuat ekosistem olahraga, mulai dari sarana, pelatih, hingga kompetisi berjenjang,” katanya.

Yurnalis juga menegaskan bahwa pembangunan sarana olahraga tersebut bukan hanya untuk kepentingan event jangka pendek.

“Ini merupakan investasi jangka panjang. Venue ini akan dimanfaatkan untuk pelatihan rutin, kejuaraan daerah, hingga ajang nasional secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan selesainya pembangunan struktur utama, Dispora Riau menargetkan venue panjat tebing tersebut dapat mulai diujicobakan pada 2026 sebelum digunakan secara resmi pada pelaksanaan Kejurnas Panjat Tebing. (*)