Keterbatasan Kapasitas WiFi, Ujian TKA Di SDN 88 Pekanbaru Digelar Secara Bertahap
Pekanbaru, Terbilang.id - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis digital mulai diterapkan di sejumlah sekolah dasar. Namun, keterbatasan infrastruktur jaringan masih menjadi tantangan di lapangan, seperti yang dialami SD Negeri 88 Pekanbaru.
Kepala sekolah, Anismar, menyebutkan bahwa dari sisi perangkat, sekolah sebenarnya telah siap. Ketersediaan Chromebook dinilai mencukupi untuk mendukung pelaksanaan ujian berbasis digital tersebut.
“Chromebook tersedia cukup, tetapi kapasitas WiFi tidak memadai jika digunakan secara bersamaan oleh sekitar 30 perangkat. Oleh karena itu, pelaksanaan TKA dilakukan dengan sistem sesi,” ujarnya, Senin (20/4).
Dalam pelaksanaannya, setiap sesi diikuti oleh 11 peserta didik. Satu sesi berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 08.45 WIB, dengan dua sesi yang digelar setiap harinya.
Dengan skema tersebut, seluruh peserta didik dapat mengikuti ujian secara bergiliran selama dua hari pelaksanaan. Adapun jumlah siswa kelas VI di SDN 88 Pekanbaru yang mengikuti TKA tahun ini sebanyak 43 orang.
Kendati dihadapkan pada keterbatasan jaringan, pihak sekolah tetap berupaya memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar dan tertib.
“Kami berharap pelaksanaan berbasis digital ini dapat berjalan lancar meskipun masih terdapat keterbatasan infrastruktur jaringan,” harapnya.
Penerapan TKA berbasis digital ini menjadi bagian dari upaya mendorong adaptasi teknologi di dunia pendidikan, sekaligus meningkatkan kualitas evaluasi belajar siswa di tingkat sekolah dasar. (*)


