Tekankan Penguatan Nilai Pancasila, Pemprov Riau Ingatkan Gen Z Bijak Di Ruang Digital

Tekankan Penguatan Nilai Pancasila, Pemprov Riau Ingatkan Gen Z Bijak Di Ruang Digital
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Boby Rachmat

Pekanbaru, Terbilang.id - Momentum Hari Pancasila dimanfaatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk kembali menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya arus digitalisasi. Generasi Z dan Alpha menjadi perhatian utama, mengingat mereka tumbuh dalam ekosistem informasi yang serba cepat dan tanpa batas.

Pemprov Riau melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital harus diiringi dengan pemahaman ideologi kebangsaan yang kuat, agar generasi muda tidak kehilangan arah dan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Boby Rachmat, menegaskan bahwa era digital saat ini membawa dua sisi yang sama-sama besar: peluang kemajuan dan potensi ancaman.

Menurutnya, kemudahan akses informasi harus dimanfaatkan secara bijak oleh generasi muda, bukan justru menjadi ruang penyebaran informasi yang menyesatkan.

“Mengingat arus digitalisasi dan informasi mengalir sangat deras sekarang ke generasi muda, kuncinya adalah pintar memanfaatkan teknologi. Kemudian tidak hanya dituntut untuk pandai, tetapi juga bijak menyaring informasi yang ada,” ujar Boby.

Ia menambahkan, teknologi pada dasarnya dapat menjadi pendorong kemajuan bangsa apabila digunakan secara positif. Namun, di sisi lain, teknologi juga bisa menjadi penghambat apabila disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks maupun konten yang berpotensi memecah belah persatuan.

Karena itu, Pemprov Riau terus mendorong literasi digital di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih kritis dalam menerima informasi di media sosial. Ruang digital, kata dia, seharusnya dimanfaatkan untuk menyebarkan konten yang edukatif dan membangun.

“Jangan sampai teknologi ini malah menjadi alat yang memecah belah persatuan kita di Indonesia seperti penyebaran berita hoaks atau konten-konten yang menyalah. Sebaliknya, sebarlah informasi yang bermanfaat dan bersifat edukatif agar tidak menimbulkan persoalan,” tambahnya.

Boby juga menekankan bahwa kecanggihan teknologi harus diimbangi dengan tanggung jawab moral serta penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia mengingatkan, tanpa pemahaman yang tepat, penggunaan teknologi justru dapat menghambat kemajuan bangsa di masa depan.

“Jadi, walaupun teknologi saat ini bisa kita manfaatkan untuk kemajuan, teknologi juga bisa menjadi penghambat kemajuan suatu bangsa jika salah digunakan,” tutupnya.

Dengan penguatan nilai Pancasila di tengah era digital, Pemprov Riau berharap generasi muda mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, sekaligus menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. (*)