Pastikan Beasiswa Tetap Berjalan, Pemkab Siak Siapkan Anggaran Rp35 Miliar

Pastikan Beasiswa Tetap Berjalan, Pemkab Siak Siapkan Anggaran Rp35 Miliar
Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar

Siak, Terbilang.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menegaskan bahwa program beasiswa tetap menjadi prioritas pada tahun anggaran 2026. Beasiswa jalur prestasi hingga beasiswa Program Keluarga Harapan (PKH) dipastikan tetap berjalan, sekaligus meluruskan isu penghapusan beasiswa yang sempat berkembang di tengah masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, menyampaikan bahwa anggaran beasiswa tahun 2026 telah disiapkan sekitar Rp35 miliar dan masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah.

“Program beasiswa bagi mahasiswa Siak tetap ada dan sudah masuk dalam perencanaan tahun 2026. Anggarannya sekitar Rp35 miliar, dialokasikan melalui Bagian Kesra untuk program Betunas dan PKH, serta melalui Dinas Pendidikan untuk beasiswa Guru PAUD,” ujar Mahadar, Senin (2/2/2026).

Meski demikian, Mahadar menjelaskan khusus untuk beasiswa PKH, Pemkab Siak akan melakukan penyesuaian skema penyaluran disertai evaluasi menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kondisi keuangan daerah sekaligus mencegah potensi kebocoran dan ketidakefisienan anggaran.

“Masih banyak anak-anak Siak yang sangat membutuhkan beasiswa, jumlahnya ribuan, dan mereka belum tentu masuk dalam data PKH. Ini yang sedang kami tertibkan sebelum kembali membuka penerimaan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, evaluasi terhadap program beasiswa PKH sebelumnya telah dilakukan dengan melibatkan inspektorat serta pihak kampus. Dari hasil evaluasi tersebut, ditemukan adanya penerima beasiswa PKH yang memperoleh bantuan hingga lebih dari Rp100 juta per tahun.

Mahadar menjelaskan, seorang mahasiswa penerima PKH bisa memperoleh bantuan sekitar Rp3 juta hingga Rp10 juta per bulan, termasuk pembayaran langsung ke perguruan tinggi. Sementara itu, penerima beasiswa jalur prestasi hanya menerima sekitar Rp1 juta per tahun. Kondisi ini dinilai menimbulkan ketimpangan dan berpotensi tidak tepat sasaran.

“Temuan seperti ini harus kami evaluasi secara menyeluruh. Pesan utama Ibu Bupati jelas, beasiswa harus adil, tepat sasaran, dan transparan,” tegas Mahadar.

Ia memastikan, program beasiswa tetap menjadi prioritas Pemkab Siak pada tahun 2026. Namun demikian, setiap penggunaan anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.

“Ibu Bupati meminta agar program beasiswa tetap berjalan pada 2026, termasuk penataan ulang kewajiban dan mekanisme bagi mahasiswa penerima beasiswa PKH,” pungkasnya. (*)