Imbas Pelebaran Jalan SSK, PLN Bakal Padamkan Listrik 2 Jam Di Sejumlah Wilayah Pekanbaru
Pekanbaru, Terbilang.id - Warga di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, diminta bersiap menghadapi pemadaman listrik sementara pada Selasa (11/8/2026).
PLN Pekanbaru Kota Timur akan melakukan penghentian sementara pasokan listrik selama kurang lebih dua jam. Pemadaman dilakukan sehubungan dengan pekerjaan penyambungan kabel listrik bawah tanah ke jaringan listrik udara pada tiang listrik di Jalan Sultan Syarif Kasim (SSK), tepatnya di sebelah Masjid Raya Annur Riau.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari persiapan rencana pelebaran Jalan Sultan Syarif Kasim yang akan dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau.
Berdasarkan jadwal yang disampaikan, pemadaman listrik akan dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga pekerjaan selesai.
Estimasi durasi pemadaman mencapai 120 menit atau sekitar dua jam. Namun, waktu tersebut dapat berubah menyesuaikan kondisi teknis di lapangan.
Sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru yang terdampak pemadaman di antaranya sebagian Jalan Sultan Syarif Kasim, kawasan Asrama Kodam XIX Tuanku Tambusai, sebagian Jalan Gatot Subroto, Jalan Diponegoro dan wilayah di sekitarnya.
Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi, membenarkan adanya rencana pemadaman listrik tersebut.
Menurutnya, langkah yang dilakukan PLN merupakan bagian dari proses pemindahan kabel listrik untuk mendukung rencana pelebaran Jalan Sultan Syarif Kasim.
“Rencana itu juga sudah kita laporkan ke pimpinan. Tinggal nanti PLN proses pengerjaan pemindahan kabel listrik sesuai jadwal yang ditentukan pihak PLN,” kata Zulfahmi.
Zulfahmi menjelaskan, setelah proses pemindahan kabel selesai dilakukan PLN, pihaknya akan langsung bergerak melakukan pembongkaran gardu PLN lama yang berada di antara Masjid Raya Annur Riau dan SMAN 1 Pekanbaru.
“Proses pekerjaan pemindahan oleh PLN, karena gardu baru juga sudah dikerjakan di dalam kawasan Masjid Raya Annur. Jadi tinggal pindah kabel saja. Kalau sudah siap langsung kita bongkar gardu lama sebagai tahap awal pelebaran jalan,” terangnya.
Menurut Zulfahmi, pemindahan kabel dan pembongkaran gardu lama menjadi tahapan penting sebelum pekerjaan fisik pelebaran jalan dilakukan.
Ia menyebut, pemerintah provinsi juga telah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED) untuk proyek pelebaran Jalan Sultan Syarif Kasim tersebut.
“Untuk selanjutnya kita lelang pekerjaannya, karena desainnya baru siap. Mudah-mudahan tahun ini selesai pekerjaan pelebaran jalan SSK Pekanbaru tersebut,” ujarnya.
Selain Jalan Sultan Syarif Kasim, Pemprov Riau juga merencanakan pelebaran Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru.
Zulfahmi mengatakan, pelebaran jalan tersebut direncanakan dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman hingga simpang empat Jalan SSK-Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru.
“Pelebaran jalan dimulai dari Jalan Sudirman sampai dengan simpang empat Jalan SSK-Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru,” pungkasnya.
Dengan adanya pekerjaan tersebut, masyarakat di wilayah yang terdampak diharapkan dapat mengantisipasi aktivitas selama pemadaman berlangsung.
PLN menjadwalkan pemadaman selama 120 menit, namun durasi tersebut tetap dapat berubah sesuai kondisi dan kebutuhan teknis pekerjaan di lapangan. (*)








