Kawasan Proyek Minim Penerangan, Sepeda Motor Terperosok Ke Parit Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru
Pekanbaru, Terbilang.id - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Arifin Ahmad menuju kawasan MTQ/Sudirman, Kota Pekanbaru, Senin (21/9/2026) dini hari. Sepeda motor yang melintas dilaporkan terperosok ke area parit atau pembatas proyek jalan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.40 WIB. Informasi kecelakaan awalnya diketahui dari warga yang melintas di kawasan tersebut.
Berdasarkan keterangan petugas jaga malam di sekitar proyek, pengendara sepeda motor bersama seorang penumpang sempat terjatuh setelah motor masuk ke area parit proyek.
Namun, keduanya disebut langsung bangkit dan meninggalkan lokasi kejadian.
“Setelah terjadinya kecelakaan, pengendara dan penumpang sepeda motor langsung berdiri dan langsung meninggalkan TKP. Dari keterangan penjaga malam, pengendara dan penumpang hanya luka ringan,” kata Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio BW Wicaksana, Senin siang.
Satrio membenarkan adanya informasi kecelakaan tersebut. Meski demikian, hingga Senin siang, Unit Laka Polresta Pekanbaru belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.
“Sejauh ini belum ada laporan masuk ke Unit Laka,” ujarnya.
Sementara itu, warga di sekitar lokasi menyebut kawasan proyek tersebut dalam kondisi cukup gelap saat kejadian. Rambu maupun pembatas proyek juga disebut kurang terlihat oleh pengguna jalan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena lokasi proyek berada di sekitar tikungan yang dilalui kendaraan, terutama pada malam hingga dini hari.
Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan belum dapat disimpulkan. Polisi belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena belum ada laporan resmi yang masuk ke Unit Laka Polresta Pekanbaru.
Polisi mengimbau pengendara yang melintas di kawasan proyek agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hingga dini hari.
Pengendara juga diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta memperhatikan keberadaan rambu dan pembatas proyek.
“Pengendara juga diminta menyesuaikan kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan serta keberadaan pembatas proyek,” pungkasnya. (*)








