Kembali Pimpin DPW STII Periode 2025–2030, Ayat Cahyadi Targetkan Riau Swasembada Pangan
Pekanbaru, Terbilang.id - Ayat Cahyadi kembali dipercaya memimpin Serikat Tani Islam Indonesia (STII) Provinsi Riau periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) STII Riau yang digelar pada Ahad (14/12/2025).
Usai terpilih, Pengurus Besar (PB) STII langsung melantik jajaran pengurus DPW STII Riau. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB STII, Fathurrahman Mahfudz.
Dalam sambutannya, Fathurrahman menyampaikan bahwa saat ini pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap sektor pertanian. Hal tersebut sejalan dengan fokus Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, penguatan ketahanan negara tidak hanya dilakukan melalui sektor pertahanan, tetapi juga melalui pembangunan kekuatan pertanian. Ia berharap, perhatian pemerintah pusat ini dapat ditangkap dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Riau.
“Program-program dari pemerintah pusat untuk swasembada dan ketahanan pangan sudah tersedia. Tinggal bagaimana Riau mampu menjalankannya,” ujar Fathurrahman.
Ia menambahkan, hingga saat ini sektor pertanian di Riau masih didominasi oleh perkebunan kelapa sawit. Kondisi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan diversifikasi tanaman pangan.
“Selama ini kebutuhan pangan Riau masih banyak bergantung dari provinsi tetangga. Sudah saatnya Riau mampu berswasembada pangan, apalagi dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG),” katanya.
Fathurrahman menyebutkan, di Riau telah terbentuk hampir 700 dapur MBG yang tentu membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar, seperti telur, daging, dan komoditas pangan lainnya.
“Dapur-dapur MBG ini membutuhkan stok pangan yang berkelanjutan. Karena itu, Riau harus mampu menjadi daerah swasembada pangan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua STII Riau terpilih Ayat Cahyadi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin STII Riau.
Ia menegaskan bahwa STII berkomitmen untuk memajukan dan menyejahterakan petani di Provinsi Riau. Menurutnya, anggota STII merupakan para praktisi pertanian yang benar-benar bergelut di lapangan.
“Yang bergabung di STII ini adalah petani jagung, peternak ayam, hingga pembudidaya ikan. Tugas kita adalah bagaimana memperjuangkan dan membantu mereka agar semakin berdaya,” ungkap Ayat.
Selain itu, STII juga berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis.
Anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PKS Dapil Pekanbaru ini juga menyampaikan bahwa pelantikannya sebagai Ketua STII Riau turut dirangkai dengan pelantikan pengurus STII kabupaten/kota se-Riau, termasuk pelantikan Srikandi STII Riau yang diketuai Juliati Barus. (*)


