Karhutla Riau Mulai Ancam Kesehatan, Universitas Hang Tuah Bagikan Ribuan Masker Di Rimbo Panjang
Kampar, Terbilang.id - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau terus diwujudkan melalui aksi nyata.
Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) melalui Fakultas Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan ribuan masker kepada warga di Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Minggu (30/8/2026).
Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam membantu melindungi masyarakat dari potensi dampak kesehatan akibat paparan asap karhutla.
Selain pembagian masker, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan ketika kondisi kualitas udara mulai terdampak kabut asap.
Kegiatan tersebut dihadiri dan didampingi langsung Rektor UHTP, Assoc. Prof. Ns. Lita, M.Kep., Ph.D., Wakil Rektor III Ahmad Satria Effendi, SKM., M.Kes., Dekan Fakultas Kesehatan Ns. Agnita Utami, M.Kep., Sp. Kep.An, serta Wakil Dekan F.Kes M. Dedi Widodo, SKM., M.Kes.
Turut terlibat dalam aksi tersebut para Ketua Program Studi di lingkungan Fakultas Kesehatan UHTP, yakni Ketua Prodi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK), Ketua Prodi S1 Keperawatan, Ketua Prodi S1 Kebidanan, serta Ketua Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan (MIK).
Keterlibatan jajaran pimpinan universitas, fakultas, hingga program studi menunjukkan bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat menjadi komitmen bersama seluruh sivitas akademika Fakultas Kesehatan UHTP.
Bagi UHTP, aksi pembagian masker tersebut bukan sekadar kegiatan sosial. Langkah itu menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Perguruan tinggi berupaya hadir secara langsung ketika masyarakat menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, S.Kep., M.H., mengapresiasi langkah UHTP melalui Fakultas Kesehatan yang turut mengambil bagian dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat di tengah kondisi karhutla.
Menurut Zulkifli, keterlibatan perguruan tinggi sangat penting dalam situasi seperti ini. Selain memberikan dukungan secara langsung, perguruan tinggi juga memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan gangguan kesehatan akibat paparan asap.
“Kami mengapresiasi kepedulian Universitas Hang Tuah Pekanbaru melalui Fakultas Kesehatan yang hadir dan berbagi bersama masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, perhatian terhadap kesehatan masyarakat sangat penting, khususnya melalui upaya preventif untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap,” ujar Zulkifli.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kesehatan UHTP, Ns. Agnita Utami, S.Kep., M.Kep.An., mengatakan kehadiran pihaknya di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen universitas untuk tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat secara langsung.
“Kami ingin Universitas Hang Tuah Pekanbaru melalui Fakultas Kesehatan tidak hanya hadir di ruang akademik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan dukungan. Pembagian masker ini merupakan langkah sederhana, namun menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk membantu masyarakat menghadapi dampak asap karhutla,” ujar Agnita.
Menurut Agnita, keterlibatan seluruh program studi di lingkungan Fakultas Kesehatan menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun kepedulian bersama terhadap persoalan kesehatan masyarakat.
Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau juga dinilai penting untuk memperkuat langkah perlindungan kesehatan masyarakat, terutama dalam menghadapi persoalan lingkungan yang dapat berdampak langsung terhadap kondisi kesehatan.
Kabut asap akibat karhutla dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pada sistem pernapasan.
Karena itu, masyarakat diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Warga juga dianjurkan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi kualitas udara memburuk.
Menjaga pola hidup sehat dan memperhatikan kondisi kesehatan juga menjadi langkah penting yang perlu dilakukan masyarakat selama kondisi kabut asap berlangsung.
Melalui aksi di Rimbo Panjang, UHTP menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.
Kolaborasi antara UHTP dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau diharapkan tidak berhenti pada pembagian masker, tetapi dapat berlanjut melalui berbagai kegiatan edukasi, pelayanan kesehatan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Aksi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran lebih luas dalam kehidupan masyarakat. Tidak hanya mencetak sumber daya manusia yang unggul, tetapi juga hadir dan bergerak bersama masyarakat ketika menghadapi persoalan kesehatan dan lingkungan.
Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, UHTP bersama Dinkes Riau berupaya memastikan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas di tengah ancaman dampak karhutla di Riau. (*)








