Hadiri Rakerda II BPD PHRI Riau, Dinas Pariwisata Optimistis Kunjungan Wisatawan Meningkat Tahun 2026

Hadiri Rakerda II BPD PHRI Riau, Dinas Pariwisata Optimistis Kunjungan Wisatawan Meningkat Tahun 2026
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Tekad Perbatasan Setia Dewa

Pekanbaru, Terbilang.id - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau terus mengintensifkan kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendongkrak kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, ke Bumi Lancang Kuning.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Tekad Perbatasan Setia Dewa, mengatakan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengembangkan pariwisata daerah secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau, Kamis (5/2/2026).

“Dispar Riau siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PHRI, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan asing, khususnya ke Kota Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau,” ujar Tekad.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 30 ribu wisatawan mancanegara telah berkunjung ke Provinsi Riau. Angka tersebut diyakini akan terus meningkat pada tahun 2026 seiring penguatan promosi dan kerja sama yang dilakukan.

Melalui Rakerda II PHRI Riau, Tekad berharap lahir berbagai rumusan strategis yang dapat disinergikan dengan program Dinas Pariwisata Provinsi Riau.

“Kami berharap ada langkah-langkah konkret yang dihasilkan, sehingga kami bisa menyiapkan strategi yang tepat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di tahun 2026,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Dispar Riau dalam pengembangan sektor pariwisata melalui berbagai program, di antaranya pemberdayaan sumber daya pariwisata lewat Riau Creative Hub (RCH), penguatan promosi digital, serta kerja sama dengan agen perjalanan wisata.

Menurutnya, pertumbuhan sektor pariwisata tidak hanya berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga memberikan efek positif terhadap sektor ekonomi kreatif, perhotelan, dan usaha penunjang lainnya.

“Pariwisata harus menjadi penggerak ekonomi daerah. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis pariwisata Riau akan terus berkembang,” pungkasnya. (*)