Pastikan TKA SD Berjalan Tanpa Kendala, Pemko Pekanbaru Pantau Ujian Di SDN 26

Pastikan TKA SD Berjalan Tanpa Kendala, Pemko Pekanbaru Pantau Ujian Di SDN 26
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar

Pekanbaru, Terbilang.id - Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Pekanbaru, Senin (20/4/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berbasis komputer berjalan lancar tanpa kendala, baik dari sisi teknis maupun kesiapan perangkat di sekolah. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah SD Negeri 26 Pekanbaru.

Dalam kunjungannya, Markarius melihat langsung proses pelaksanaan ujian, mulai dari kesiapan ruang, perangkat komputer, hingga stabilitas jaringan internet yang digunakan para siswa.

“Kita datang untuk melihat kesiapan pelaksanaan, jaringan dan unit komputer yang dipakai anak-anak untuk ujian,” ujar Markarius.

Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA dilakukan dengan pembagian sesi, di mana setiap sesi hanya diikuti 15 orang murid. Hal ini dilakukan agar proses ujian lebih tertib dan terkontrol.

Markarius juga menyebut, pelaksanaan TKA mendapat perhatian langsung dari Kementerian Pendidikan, sehingga seluruh daerah diminta memastikan ujian berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Menurutnya, hasil TKA akan menjadi salah satu indikator dalam rapor pendidikan Kota Pekanbaru. Karena itu, ia berharap pelaksanaannya dapat berjalan tanpa hambatan.

“Apalagi hasilnya menjadi tolak ukur dalam rapor pendidikan di Kota Pekanbaru, semoga pelaksanaannya tidak ada kendala,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru untuk selalu sigap dalam mengantisipasi kendala teknis di lapangan, terutama terkait jaringan internet dan listrik.

“Kami ingatkan dinas pendidikan gerak cepat, ketika ada kendala dalam TKA, agar TKA bisa berjalan,” tegasnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru berharap pelaksanaan TKA di seluruh sekolah dasar dapat berlangsung lancar, sehingga mampu menggambarkan kualitas pendidikan secara objektif dan akurat di daerah tersebut. (*)