Tak Berani Tangkap Ular Masuk Kandang Ayam, Warga Tenayan Raya Minta Bantuan Damkar Pekanbaru
Pekanbaru, Terbilang.id - Warga di Jalan Singgalang Gang Petak 8, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, dibuat khawatir setelah seekor ular masuk ke dalam kandang ayam milik warga, Selasa (1/9/2026).
Tak berani mengambil risiko menangkap ular tersebut sendiri, warga akhirnya meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Pekanbaru.
Laporan keberadaan ular itu disampaikan warga bernama Riski kepada petugas Disdamkar Pekanbaru.
Merespons laporan tersebut, tim dari Pos 13 Cempaka langsung dikerahkan menuju lokasi menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran (MPK).
Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan proses evakuasi terhadap ular yang berada di dalam kandang ayam milik Joni Iskandar.
Petugas melakukan penanganan dengan mengutamakan keselamatan warga di sekitar lokasi serta personel yang bertugas.
Sekretaris Disdamkar dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Nurhasminsyah, mewakili Kepala Disdamkar dan Penyelamatan Kota Pekanbaru Zarman Candra, mengatakan evakuasi ular tersebut merupakan bagian dari tugas penyelamatan yang dilakukan petugas.
Menurutnya, tugas Disdamkar tidak hanya berkaitan dengan kejadian kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai kondisi darurat yang membutuhkan bantuan petugas.
"Petugas melakukan evakuasi ular di dalam kandang ayam milik warga. Untuk kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun kerugian material," katanya.
Nurhasminsyah menyebut Disdamkar Pekanbaru tetap siap memberikan bantuan kepada masyarakat dalam berbagai kondisi darurat, termasuk penanganan kejadian nonkebakaran seperti evakuasi hewan liar.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menangani hewan liar yang masuk ke lingkungan rumah, terutama jika hewan tersebut berpotensi membahayakan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada apabila menemukan hewan liar di sekitar rumah. Jangan ditangani sendiri jika berisiko, segera laporkan agar dapat ditangani petugas," ujarnya.
Menurutnya, melaporkan keberadaan hewan liar kepada petugas merupakan langkah yang lebih aman dibandingkan melakukan penangkapan sendiri.
Hal tersebut untuk menghindari risiko warga mengalami luka maupun hal-hal lain yang tidak diinginkan.
Dalam kejadian tersebut, ular berhasil dievakuasi dari kandang ayam tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.
Disdamkar Pekanbaru memastikan kondisi di lokasi kembali aman setelah proses evakuasi selesai dilakukan.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan bahwa layanan penyelamatan petugas pemadam kebakaran tidak hanya dibutuhkan ketika terjadi kebakaran, tetapi juga saat masyarakat menghadapi situasi darurat lainnya di lingkungan permukiman. (*)








