Heboh Penemuan Jasad Pria Di Hotel Favor, Polresta Pekanbaru Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Pekanbaru, Terbilang.id - Suasana Hotel Favor yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota, mendadak heboh setelah seorang pria berinisial WJS ditemukan meninggal dunia di dalam kamar hotel, Rabu (22/7/2026) siang.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah petugas hotel melakukan pengecekan karena masa menginapnya telah berakhir dan tidak ada respons dari dalam kamar.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan, penemuan jasad korban bermula sekitar pukul 13.25 WIB saat seorang staf hotel berinisial DS (31) mendatangi kamar nomor 5119 yang ditempati korban.
"Sekitar pukul 13.25 WIB, staf hotel berinisial DS (31) mengetuk pintu kamar nomor 5119 yang ditempati korban. Namun, tidak ada respons dari dalam kamar," ujar Anggi, Kamis (23/7/2026).
Karena pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam (double lock), petugas hotel tidak dapat membukanya secara penuh. Upaya mengecek melalui jendela samping juga tidak membuahkan hasil karena korban tidak terlihat dari luar.
Petugas kemudian meminta bantuan bagian engineering dan petugas keamanan hotel untuk membuka pintu kamar.
Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi duduk membungkuk di samping tempat tidur dan dipastikan telah meninggal dunia.
"Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi duduk membungkuk di samping tempat tidur dan sudah tidak bernyawa. Pihak hotel kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pekanbaru Kota sekitar pukul 14.15 WIB," ungkapnya.
Menerima laporan tersebut, Kapolsek Pekanbaru Kota Kompol Deswandi bersama personel piket dan Perwira Pengawas (Pawas) AKP Erismal langsung mendatangi lokasi guna melakukan pengecekan awal. Polisi memastikan korban telah meninggal dunia di tempat.
Sekitar pukul 15.00 WIB, Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Pekanbaru bersama personel piket Reskrim yang dipimpin IPDA Ridho melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani pemeriksaan visum.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, penyidik tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat riwayat penyakit yang dideritanya," jelas Anggi.
Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Proses penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan penyebab meninggalnya WJS.
Polresta Pekanbaru memastikan penanganan kasus tersebut masih berlangsung dan seluruh temuan di lokasi akan didalami sebagai bagian dari prosedur penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. (*)








