Soroti Operasional Bus Listrik Pekanbaru, DPRD Riau Ingatkan Pemko Pentingnya Kajian Rute dan Jumlah Armada
Pekanbaru, Terbilang.id - Rencana pengoperasian bus listrik di Kota Pekanbaru mendapat perhatian dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Pekanbaru, Ginda Burnama, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar menyusun perencanaan secara matang, terutama terkait cakupan rute dan jumlah armada yang akan dioperasikan.
Menurut Ginda, keberhasilan layanan transportasi umum berbasis listrik tidak hanya ditentukan oleh penggunaan armada modern, tetapi juga bergantung pada ketepatan perencanaan sehingga benar-benar mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.
Ia mengatakan, pemerintah perlu memastikan sejak awal apakah layanan Trans Metro Pekanbaru nantinya hanya melayani wilayah dalam kota atau juga menjangkau daerah penyangga yang setiap hari menjadi sumber pergerakan masyarakat menuju Pekanbaru.
"Kejelasan cakupan layanan sangat penting untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat yang setiap hari melakukan perjalanan dari daerah penyangga menuju Kota Pekanbaru," ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, daerah penyangga seperti Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, hingga kawasan perbatasan Kabupaten Kampar memiliki mobilitas masyarakat yang cukup tinggi menuju Kota Pekanbaru. Karena itu, aspek cakupan layanan perlu menjadi bagian dari kajian sebelum armada mulai beroperasi.
Selain persoalan rute, Ginda juga mengingatkan agar kehadiran bus listrik tidak menimbulkan tumpang tindih dengan layanan angkutan umum yang telah beroperasi selama ini.
Ia menilai masyarakat kemungkinan besar akan lebih memilih bus listrik karena menawarkan armada baru dengan fasilitas yang lebih nyaman, seperti pendingin udara. Namun, apabila jumlah armada yang disediakan belum memadai, justru akan memunculkan persoalan baru berupa lamanya waktu tunggu bagi penumpang.
Karena itu, ia mendorong Pemko Pekanbaru menyusun perencanaan secara komprehensif, mulai dari penentuan rute, cakupan pelayanan, hingga kecukupan armada yang akan dioperasikan.
"Saya mendorong Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menyiapkan perencanaan yang komprehensif, mulai dari penentuan rute, cakupan layanan hingga kecukupan armada. Dengan perencanaan yang tepat, diharapkan minat masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum dapat terus meningkat di masa mendatang," jelasnya.
Ginda berharap seluruh aspek tersebut menjadi perhatian sebelum layanan bus listrik dioperasikan. Dengan perencanaan yang matang, transportasi umum di Pekanbaru diharapkan tidak hanya menghadirkan moda yang ramah lingkungan, tetapi juga mampu memberikan layanan yang efektif, efisien, dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. (*)








