Dongkrak Pariwisata Dan Ekonomi Lokal, Wabup Bagus Santoso Resmikan Bengkalis Durian Fest 2026
Bengkalis, Terbilang.id - Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal. Salah satunya melalui penyelenggaraan Bengkalis Durian Fest 2026 yang resmi dibuka Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso di Lapangan Tugu Bengkalis, Jumat (3/7/2026).
Festival durian perdana yang digagas Sanggar Renjana bersama Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Parbudpora) Kabupaten Bengkalis itu diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat posisi Bengkalis sebagai salah satu destinasi wisata berbasis potensi unggulan daerah.
Sebanyak 74 peserta ambil bagian dalam festival yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama, ditandai dengan ramainya pengunjung yang memadati kawasan Lapangan Tugu Bengkalis untuk menikmati berbagai rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Bagus Santoso menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan festival, mulai dari Dinas Parbudpora, Sanggar Renjana, panitia, sponsor, pelaku UMKM, hingga masyarakat.
Menurutnya, Bengkalis Durian Fest bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi media strategis untuk mempromosikan potensi unggulan daerah, melestarikan budaya lokal, serta memperluas peluang usaha bagi masyarakat.
"Festival ini menjadi wadah untuk mempromosikan pariwisata, melestarikan budaya lokal, memberdayakan UMKM, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini," ujarnya.
Bagus menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen menjadikan durian lokal semakin dikenal luas dan memiliki nilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani maupun pelaku usaha.
Karena itu, ia berharap Bengkalis Durian Fest dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisata dan pendapatan masyarakat.
Selama pelaksanaannya, festival menghadirkan beragam kegiatan yang mengangkat potensi lokal, mulai dari pameran dan bazar durian, bazar produk UMKM, kontes durian unggulan, lomba kreasi olahan berbahan dasar durian, lomba mural, hiburan musik, hingga berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan masyarakat.
"Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan produk-produk lokal Bengkalis kepada masyarakat yang lebih luas," katanya.
Lebih lanjut, Bagus memastikan Pemkab Bengkalis akan terus mendukung setiap kegiatan yang mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal, membuka peluang usaha baru, memperluas promosi daerah, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai, mempromosikan, dan memanfaatkan produk-produk unggulan daerah sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi Bengkalis yang mandiri dan berdaya saing," pungkasnya.
Melalui Bengkalis Durian Fest 2026, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap durian tidak hanya dikenal sebagai komoditas unggulan daerah, tetapi juga menjadi ikon wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan, memperkuat ekonomi kreatif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)








