Dukung Pemko Pekanbaru Atasi Banjir Di RS Awal Bros Sudirman, Pemprov Riau Turunkan Ekskavator Amfibi

Dukung Pemko Pekanbaru Atasi Banjir Di RS Awal Bros Sudirman, Pemprov Riau Turunkan Ekskavator Amfibi
Plt Gubri SF Haryanto menggelar rapat bersama Pemko Pekanbaru untuk segera menangani persoalan banjir di depan RS Awal Bros Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Pekanbaru, Terbilang.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat menangani persoalan banjir yang kerap terjadi di depan Rumah Sakit Awal Bros, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Riau menurunkan ekskavator amfibi untuk mempercepat pengerukan saluran air yang selama ini mengalami pendangkalan akibat sedimentasi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperlancar aliran air agar genangan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan dapat segera teratasi. Kawasan depan RS Awal Bros diketahui menjadi salah satu titik rawan banjir setiap kali hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru telah membagi tugas dalam penanganan banjir tersebut agar pekerjaan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Menurutnya, tahap awal yang dilakukan adalah normalisasi saluran melalui pengerukan menggunakan ekskavator amfibi milik Dinas PUPR Provinsi Riau.

"Kita carikan solusinya, bagaimana agar di depan RS Awal Bros itu tak lagi banjir saat hujan deras. Solusinya memang harus dikeruk dulu, dan alat Pemko itu sedang dipakai, jadi kita bantu lah menggunakan alat dari PUPR Riau," ujar SF Hariyanto.

Ia menambahkan, selain pengerukan saluran, Pemprov Riau juga akan menangani pembangunan box culvert baru dengan kapasitas lebih besar sebagai solusi permanen untuk meningkatkan daya tampung aliran air di kawasan tersebut.

"Untuk pembangunan Box Culvert ini nanti kita Pemprov Riau yang tangani. Kita targetkan pekerjaannya segera, karena ini sangat urgen. Sedangkan untuk pembuangan aliran airnya sampai ke Sungai Asean belakang RS Syafira itu tanggung jawab Pemko Pekanbaru. Karena kalau dialirkan langsung ke Jalan Imam Munandar itu cukup tinggi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air, Ferry Anggriawan, mengatakan pihaknya akan fokus memperlancar aliran air dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Sungai Asean yang berada di kawasan Jalan Puyuhmas.

Menurut Ferry, penanganan diawali dengan membersihkan saluran drainase yang tersumbat sebelum dilakukan pengerukan di Sungai Asean menggunakan ekskavator amfibi bantuan dari Pemprov Riau.

"Untuk penanganan banjir tersebut, kami bertugas untuk memperlancar arus air di parit menuju Sungai Asean," katanya.

Ia menjelaskan, kondisi Sungai Asean saat ini mengalami pendangkalan akibat sedimentasi sehingga kapasitas tampung air berkurang dan memicu genangan saat curah hujan tinggi.

"Paritnya akan kami perlancar lagi, kemudian di Sungai Asean akan dilakukan pengerukan dengan ekskavator amfibi bantuan dari Pemprov Riau. Karena kondisi sungai saat ini sudah dangkal akibat banyak sedimentasi," sebutnya.

Selain melakukan normalisasi saluran, Pemko Pekanbaru juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila selama proses pengerjaan terjadi hujan deras yang berpotensi mengubah arah aliran air sehingga titik genangan berpindah ke kawasan lain.

"Kami akan lakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar, jangan sampai nantinya titik banjir justru berpindah. Pengerjaan ini juga akan kami usahakan cepat dilaksanakan," ujarnya.

Kolaborasi antara Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka pendek maupun jangka panjang dalam mengatasi banjir di ruas Jalan Jenderal Sudirman, khususnya di depan RS Awal Bros. Dengan pengerukan saluran, normalisasi Sungai Asean, serta pembangunan box culvert berkapasitas lebih besar, pemerintah optimistis genangan yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat dapat diminimalisir sehingga arus lalu lintas menjadi lebih aman dan lancar saat musim hujan. (*)