Dibekali TC 12 Hari, 56 Kafilah Riau Siap Ukir Prestasi Di MTQ Nasional XXXI Semarang

Dibekali TC 12 Hari, 56 Kafilah Riau Siap Ukir Prestasi Di MTQ Nasional XXXI Semarang
Kafilah Riau secara resmi dilepas oleh Gubernur Riau yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Senin (7/9/2026).

Pekanbaru, Terbilang.id - Sebanyak 56 kafilah Provinsi Riau siap membawa nama daerah pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan digelar di Semarang, Jawa Tengah.

Para peserta tersebut telah menjalani berbagai persiapan, termasuk Training Center (TC) selama 12 hari sebagai bekal menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Kafilah Riau secara resmi dilepas oleh Gubernur Riau yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Senin (7/9/2026).

Pelepasan kafilah turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Muliardi, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Riau Zulkifli Syukur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Riau Defizon, para pendamping, pelatih serta undangan lainnya.

Keikutsertaan 56 peserta tersebut menjadi bentuk keseriusan Provinsi Riau dalam mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.

Ketua LPTQ Provinsi Riau Zulkifli Syukur mengatakan, sebanyak 56 peserta yang diutus Riau terdiri dari berbagai golongan perlombaan.

Mereka akan berlaga pada cabang Tartil Al-Qur’an, Tilawah Anak-anak, Tilawah Remaja, Tilawah Dewasa, Tilawah Tuna Netra, Mujawwad Dewasa, Murattal Remaja, Murattal Dewasa, 1 Juz dan Tilawah, 10 Juz, 20 Juz, 30 Juz, Bahasa Arab, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Selain itu, kafilah Riau juga mengikuti cabang Fahmil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, Digital Putra, Dekorasi, Naskah, Hiasan Mushaf, Kontemporer serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

“Untuk menghadapi MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Riau bersama LPTQ Provinsi Riau telah melakukan berbagai persiapan, meliputi proses seleksi peserta, pembinaan dan pemusatan latihan atau Training Center, serta berbagai persiapan administrasi dan teknis keberangkatan,” ujar Zulkifli.

Sebelum diberangkatkan menuju Semarang, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani Training Center selama 12 hari.

Pemusatan latihan tersebut berlangsung mulai 30 Agustus hingga 10 September 2026 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.

Selama mengikuti TC, para kafilah mendapatkan pembinaan dari 15 orang pelatih yang berasal dari pelatih nasional maupun daerah.

Pembinaan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis sesuai cabang masing-masing. Selain itu, kesiapan mental peserta juga menjadi perhatian agar mereka mampu tampil optimal saat menghadapi kompetisi tingkat nasional.

Persiapan tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi para peserta untuk tampil lebih percaya diri sekaligus memberikan kemampuan terbaik saat membawa nama Riau di Semarang.

Zulkifli menegaskan, persiapan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi.

Para peserta juga diharapkan mampu tampil dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas serta membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap penampilannya.

“Kami menyadari bahwa prestasi tidak lahir secara tiba-tiba. Prestasi merupakan hasil dari proses yang panjang, latihan yang disiplin, pembinaan yang berkelanjutan, serta dukungan dan doa dari berbagai pihak,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan pembina yang telah mencurahkan waktu, tenaga, ilmu dan perhatian dalam mempersiapkan Kafilah Provinsi Riau.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan para peserta sebelum tampil pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang.

Dengan bekal seleksi, pembinaan dan TC selama 12 hari, 56 kafilah Riau diharapkan mampu tampil maksimal dan mengukir prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Provinsi Riau di ajang MTQ Nasional. (*)