Diduga Meninggal Karena Sakit, Warga Bangkinang Digegerkan Penemuan Mayat Pria Di Kamar Mandi

Diduga Meninggal Karena Sakit, Warga Bangkinang Digegerkan Penemuan Mayat Pria Di Kamar Mandi
Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Kampar juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi terhadap korban.

Kampar, Terbilang.id - Warga Jalan Lintas Prof. M. Yamin, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang telah meninggal dunia di dalam sebuah kios, Kamis (9/7/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Abdul Rahman (38), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Pramuka, Kelurahan Langgini. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar mandi kios miliknya sekitar pukul 08.30 WIB.

Kasatreskrim Polres Kampar AKP I Gede Yoga Eka Pranata mengatakan, penemuan mayat tersebut bermula dari kecurigaan seorang warga sekaligus tetangga korban, Yurmanilis (53), yang mencium aroma menyengat dari arah kios milik Abdul Rahman sekitar pukul 08.00 WIB.

"Sekitar pukul 08.00 WIB, ia mencium aroma menyengat yang berasal dari arah kios milik korban. Saat diperiksa dari luar, kios tersebut dalam keadaan terkunci," kata Gede Yoga, Kamis (9/7/2026).

Merasa curiga, Yurmanilis kemudian menghubungi pemilik kios, Muslim (60). Tak lama kemudian, Muslim datang ke lokasi dan membuka kios menggunakan kunci cadangan.

Saat pintu kios dibuka, aroma menyengat semakin kuat. Muslim bersama warga kemudian melakukan pengecekan ke dalam kios dan menemukan Abdul Rahman telah tergeletak di dalam kamar mandi dalam kondisi meninggal dunia. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Bangkinang Kota IPTU Dr. Eko W.N. Besari bersama personel langsung mendatangi lokasi. Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Kampar juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi terhadap korban.

Sekitar pukul 09.30 WIB, petugas medis melakukan visum luar terhadap jenazah. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi di hadapan penyidik Satreskrim Polres Kampar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi keterlibatan pihak lain. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP awal, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya," ungkap Gede Yoga.

Polisi juga mengungkapkan bahwa Abdul Rahman memiliki riwayat penyakit epilepsi. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tergeletak di dalam kamar mandi kios miliknya.

Meski dugaan sementara mengarah pada kematian akibat penyakit yang diderita korban, Satreskrim Polres Kampar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan keluarga guna memastikan penyebab kematian.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum proses penyelidikan benar-benar rampung. (*)