Menuju Musprov 2026–2030, Edi Basri vs Iskandar Hoesin Berebut Nahkodai KONI Riau
Pekanbaru, Terbilang.id - Pertarungan menuju kursi Ketua Umum KONI Provinsi Riau periode 2026–2030 resmi mengerucut pada dua nama. H Edi Basri dan H Iskandar Hoesin dipastikan lolos verifikasi Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) dan siap bersaing dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang akan digelar 7–8 Maret 2026 mendatang.
Pengumuman kelolosan kedua kandidat disampaikan langsung oleh anggota TPP, M Yasir, didampingi Hendrico Bachtiar dan Agusman Sikumbang, Rabu (25/2/2026).
Yasir menjelaskan, proses verifikasi sempat mengalami dinamika menyusul adanya perpanjangan waktu dari DPP KONI Pusat. Bahkan, pihaknya melakukan konsultasi langsung ke Jakarta untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan organisasi.
“Kami sudah meminta petunjuk ke KONI Pusat, dan keputusan sepenuhnya berada di TPP yang independen. Setelah itu, kami langsung mengambil keputusan agar tidak ada anggapan mengulur waktu Musprov,” ujarnya.
Dari hasil verifikasi dukungan, Edi Basri (nomor urut 1) dinyatakan memenuhi syarat dengan dukungan 31 cabang olahraga (cabor) dan 6 KONI kabupaten/kota. Sementara Iskandar Hoesin (nomor urut 2) mengantongi dukungan sah dari 21 cabor serta 6 KONI kabupaten/kota.
Dengan komposisi dukungan tersebut, Musprov KONI Riau diprediksi berlangsung kompetitif. Kedua kandidat memiliki basis dukungan yang cukup signifikan di kalangan cabor maupun KONI daerah.
TPP juga mengonfirmasi jadwal Musprov yang sebelumnya direncanakan pertengahan Februari, resmi dimundurkan ke awal Maret 2026. Perubahan jadwal ini diharapkan memberi ruang persiapan lebih matang bagi seluruh pihak.
Musprov nanti akan menjadi momentum penting menentukan arah pembinaan olahraga Riau lima tahun ke depan. Publik olahraga kini menantikan siapa figur yang mampu membawa prestasi Riau lebih bersinar di kancah nasional. (*)


