Kerugian Ditaksir Rp250 Juta, Sijago Merah Hanguskan 7 Rumah Di Bagan Hulu
Rokan Hilir, Terbilang.id - Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Sepakat Bulan, Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Minggu (7/6/2026) dini hari. Sedikitnya tujuh unit rumah semi permanen ludes dilalap api dalam peristiwa tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp250 juta. Sementara itu, keberadaan seorang warga bernama Meli bersama anaknya hingga kini masih belum diketahui dan menjadi perhatian utama pascakejadian.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, Risman (46), salah seorang penghuni rumah, terbangun karena mencium bau asap yang memenuhi rumah tempat ia tinggal bersama adik kandungnya, Meli.
Saat melakukan pengecekan, Risman mendapati api sudah membesar dari arah dapur rumah yang berada di sekitar kamar Meli. Ia sempat berusaha memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya, namun api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Saya coba padamkan sendiri tapi api sudah terlalu besar. Saya keluar selamatkan diri. Setelah di luar saya ingat Meli dan anaknya, lalu balik cari ke dalam tapi tidak ketemu di kamar maupun sekitar lokasi,” ujar Risman.
Kobaran api kemudian menjalar dengan cepat ke bangunan lain yang berada berdekatan. Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api semakin mudah menyebar dan menghanguskan deretan rumah warga.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Sandra (36), warga setempat, mengaku melihat kobaran api sekitar pukul 04.30 WIB. Ia kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 05.20 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir tiba di lokasi. Petugas dibantu warga dan personel Polsek Bangko berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke rumah-rumah lain.
Selain armada pemadam, warga juga turut membantu dengan menggunakan dua tong air untuk mempercepat proses pemadaman.
Setelah hampir dua jam melakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam total sekitar pukul 07.00 WIB.
Akibat kejadian tersebut, tujuh kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Mereka masing-masing bernama Ema, Yeni, Sikas, Mely, Rio, Iwan, dan Ikam yang seluruhnya merupakan warga Jalan Sepakat Bulan, Kelurahan Bagan Hulu.
Pasca kebakaran, aparat kepolisian dari Polsek Bangko langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, mendata korban terdampak, serta memasang garis polisi di area kebakaran.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, api diduga pertama kali muncul dari rumah yang ditempati Risman dan Meli.
Warga sekitar menyebut Risman dan Meli merupakan saudara kandung yang memiliki keterbatasan intelektual sehingga aktivitas sehari-hari tidak sepenuhnya dapat dilakukan secara mandiri.
Fakta lain yang turut menjadi perhatian adalah kebakaran di lokasi tersebut disebut bukan kali pertama terjadi. Warga mengungkapkan peristiwa serupa telah terjadi hingga tiga kali di kawasan yang sama.
Kondisi itu memunculkan dugaan adanya faktor kelalaian atau ketidakmampuan dalam mengelola peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu kebakaran. Namun demikian, seluruh dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.
Sementara itu, pencarian terhadap Meli dan anaknya masih menjadi fokus utama pascakebakaran. Warga dan keluarga berharap keduanya segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap para korban agar bantuan darurat dan kebutuhan dasar dapat segera disalurkan kepada tujuh keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut. (*)


