Tak Ada Alasan Putus Sekolah, Pemko Pekanbaru Gratiskan Biaya SMP Swasta

Tak Ada Alasan Putus Sekolah, Pemko Pekanbaru Gratiskan Biaya SMP Swasta
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan

Pekanbaru, Terbilang.id - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan tidak ada anak yang putus sekolah akibat keterbatasan daya tampung SMP negeri maupun kendala biaya pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan (Disdik), Pemko Pekanbaru menghadirkan program sekolah swasta gratis bagi peserta didik yang mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.

Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjamin pemerataan akses pendidikan sekaligus mengatasi keterbatasan kursi SMP negeri yang selama ini menjadi persoalan setiap tahun ajaran baru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, bersama jajaran mensosialisasikan program sekolah swasta gratis tersebut kepada masyarakat dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Pekanbaru, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan itu dimanfaatkan untuk memperkenalkan sejumlah sekolah swasta tingkat SMP yang telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Melalui kerja sama tersebut, peserta didik yang diterima di sekolah-sekolah mitra dapat menikmati fasilitas pendidikan gratis selama tiga tahun masa belajar di tingkat SMP sesuai ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan SPMB 2026.

“Program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar agar semua anak bisa mengakses pendidikan,” kata Alek Kurniawan.

Menurutnya, pemerintah berupaya memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, berkeadilan, dan merata tanpa terbebani persoalan biaya.

Program sekolah swasta gratis juga menjadi solusi bagi siswa yang tidak tertampung di SMP negeri karena keterbatasan daya tampung yang tersedia.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru bersama sekolah-sekolah swasta mitra telah menghadirkan solusi pendidikan yang terjangkau dan berkualitas,” ujarnya.

Alek menjelaskan, melalui program tersebut siswa dapat melanjutkan pendidikan di SMP swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah tanpa harus membayar biaya pendidikan hingga menyelesaikan masa belajar selama tiga tahun.

Selain memberikan solusi terhadap keterbatasan kursi SMP negeri, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Pekanbaru menyampaikan bahwa sosialisasi yang dilakukan saat CFD bertujuan memberikan informasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pilihan sekolah yang tersedia serta mekanisme pendaftaran peserta didik baru.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah orang tua dan calon peserta didik terlihat mendatangi stan informasi yang disediakan Disdik Pekanbaru untuk mendapatkan penjelasan terkait program sekolah swasta gratis.

Mereka tidak hanya memperoleh informasi mengenai sekolah-sekolah yang tergabung dalam program tersebut, tetapi juga dapat berkonsultasi langsung mengenai fasilitas pendidikan, program unggulan sekolah, hingga tata cara pendaftaran siswa baru.

Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya kebutuhan informasi terkait akses pendidikan, terutama menjelang pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.

Melalui sosialisasi yang dilakukan secara terbuka di ruang publik, Pemko Pekanbaru berharap semakin banyak masyarakat mengetahui keberadaan program sekolah swasta gratis dan memanfaatkannya sebagai alternatif pendidikan yang berkualitas.

Pemerintah optimistis program tersebut dapat menjadi solusi nyata bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri sekaligus memastikan tidak ada lagi anak di Kota Pekanbaru yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan karena alasan biaya maupun keterbatasan daya tampung sekolah. (*)