Optimalisasi Aset Daerah, Pemprov Riau Gelar Aksi Gotong Royong Di Stadion Utama

Optimalisasi Aset Daerah, Pemprov Riau Gelar Aksi Gotong Royong Di Stadion Utama
Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur, di antaranya Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau, serta Gerakan Pramuka Riau.

Pekanbaru, Terbilang.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mendorong optimalisasi aset daerah melalui berbagai langkah nyata di lapangan. Salah satunya ditunjukkan dengan pelaksanaan aksi gotong royong di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kota Pekanbaru, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur, di antaranya Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau, serta Gerakan Pramuka Riau. Hadir pula Ketua KONI Riau Iskandar Hoesin dan Ketua Kwarda Pramuka Riau Irwan Nasir.

Kepala Dispora Riau, Yurnalis, mengatakan kegiatan gotong royong tersebut merupakan tindak lanjut arahan pimpinan daerah dalam rangka menata dan menghidupkan kembali fungsi Stadion Utama Riau sebagai aset strategis milik pemerintah provinsi.

“Hari ini kita gelar kegiatan gotong royong di kawasan Stadion Utama Riau, sesuai arahan pimpinan. Tujuannya agar aset daerah dapat dimaksimalkan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat berolahraga,” ujar Yurnalis.

Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya sekadar pembersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan aset daerah agar tetap produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Yurnalis juga mengajak masyarakat yang beraktivitas di kawasan stadion, termasuk pedagang dan pengunjung, untuk ikut menjaga kebersihan serta ketertiban lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat yang berolahraga maupun para pedagang di sekitar stadion untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban. Keindahan aset ini sangat bergantung pada kesadaran kita bersama,” katanya.

Dengan luas mencapai 66,5 hektare, Stadion Utama Riau dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh, tidak hanya sebagai pusat olahraga, tetapi juga sebagai ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Jika dikelola dengan baik, kawasan ini bisa menjadi jantung pertumbuhan UMKM sekaligus pusat aktivitas olahraga. Manfaatnya ganda, meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan juga menambah pendapatan asli daerah,” tambahnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto telah menginstruksikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau untuk memindahkan kantor ke kawasan Stadion Utama Riau sebagai bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan aset daerah.

Langkah tersebut diharapkan dapat menghidupkan kembali kawasan stadion yang sebelumnya menjadi lokasi utama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Tahun 2012.

“Kita minta KONI pindah kantor ke sini (Stadion Utama Riau). Kantor lama dikosongkan, nanti perlengkapan dipindahkan. Kalau kurang, kita tambah,” ujar SF Hariyanto.

Ia menambahkan, keberadaan aktivitas di kawasan stadion diharapkan dapat meningkatkan keamanan lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan aset agar lebih produktif dan tidak terbengkalai.

“Kalau aktivitas di sini ramai dari pagi sampai malam, tentu akan berdampak pada keamanan dan kenyamanan lingkungan. Sekaligus mengurangi potensi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (*)