Dorong Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Modern, Plt Gubernur Riau Pimpin Upacara Harkopnas Ke-79
Pekanbaru, Terbilang.id - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengajak seluruh gerakan koperasi di Provinsi Riau untuk terus bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang profesional, modern, inklusif, dan berdaya saing. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat Provinsi Riau di Halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (3/8/2026).
Dalam kesempatan itu, SF Hariyanto membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia yang menegaskan bahwa peringatan Hari Koperasi Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.
"Peringatan Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai pilar perekonomian nasional yang mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," ujar SF Hariyanto saat membacakan sambutan Menteri Koperasi RI.
Ia menyampaikan, semangat koperasi yang diwariskan oleh Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta, hingga kini tetap relevan dalam menjawab tantangan pembangunan ekonomi nasional.
Menurutnya, Bung Hatta memandang koperasi bukan hanya sebagai badan usaha, tetapi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang dibangun atas dasar semangat gotong royong, tolong-menolong, dan asas kekeluargaan.
"Bung Hatta telah mengajarkan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi usaha bersama untuk memperbaiki kehidupan ekonomi berdasarkan semangat tolong-menolong dan asas kekeluargaan," katanya.
SF Hariyanto menambahkan, semangat tersebut kini diwujudkan melalui kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan koperasi sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi kerakyatan, salah satunya melalui program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).
Pemerintah, lanjutnya, terus memperkuat gerakan koperasi secara nasional. Hingga saat ini telah terbentuk lebih dari 80 ribu koperasi, dengan lebih dari 1.061 koperasi di antaranya telah mulai beroperasi sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat.
Selain memperluas kelembagaan, koperasi juga dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi dan digitalisasi agar semakin adaptif serta memiliki daya saing dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
"Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, koperasi diyakini akan terus menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," ujarnya.
Pada momentum Harkopnas ke-79 tersebut, SF Hariyanto berharap koperasi di Provinsi Riau terus melakukan pembenahan dan transformasi menjadi lembaga ekonomi yang profesional, transparan, modern, dan mampu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.
Ia mengajak seluruh pengurus, pengawas, anggota koperasi, serta para pemangku kepentingan untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menghadirkan inovasi usaha yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, koperasi yang sehat dan berkembang akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
"Peringatan Hari Koperasi Nasional ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh gerakan koperasi untuk semakin maju, mandiri, dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Provinsi Riau," pungkasnya.
Upacara Harkopnas ke-79 Tingkat Provinsi Riau tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah bersama insan koperasi dalam membangun ekosistem koperasi yang lebih tangguh, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Bumi Lancang Kuning. (*)








