Mengaku Personel BNN Dan Todongkan Pistol, Pria Di Pelalawan Peras Warga Hingga 200 Juta

Mengaku Personel BNN Dan Todongkan Pistol, Pria Di Pelalawan Peras Warga Hingga 200 Juta
Seorang pria berinisial JA ditangkap polisi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau

Pelalawan, Terbilang.id - Seorang pria berinisial JA ditangkap polisi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, setelah memeras warga dengan modus mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) dan membawa senjata api.

Kapolsek Pangkalan Kerinci, AKP Hilton, mengatakan kasus ini terungkap setelah korban berinisial AE membuat laporan pada 7 November 2025. Saat itu, korban dan rekannya berinisial J diberhentikan oleh tujuh orang tak dikenal yang mengaku sebagai personel BNN.

“Mereka menuduh korban dan rekannya terlibat jaringan narkoba, lalu ditodong dengan pistol jenis FN,” ujar Hilton, Minggu (9/10/2025).

Para pelaku juga mengancam akan menembak korban dan sempat melepaskan dua tembakan ke udara. Setelah itu, korban dimasukkan ke dalam bagasi mobil pelaku dan dibawa menuju arah Kota Pekanbaru.

Dalam perjalanan, korban berinisial J ditodong dan dianiaya. Ia dipaksa menghubungi keluarganya dan diminta menyerahkan uang ratusan juta rupiah.

“Singkatnya, korban menghubungi keluarganya dan saat itu ditransfer uang total Rp200 juta ke rekening tersangka JA,” jelas Hilton.

Setelah uang ditransfer, korban dilepaskan. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkalan Kerinci.

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka JA di Kuantan Tengah.

“Satu tersangka bernama JA berhasil kami amankan, sementara tiga pelaku lainnya melarikan diri ke Sumbar dan masih dilakukan pengejaran,” kata Hilton.

Tersangka JA kini ditahan di Polsek Pangkalan Kerinci dan dijerat Pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pemerasan. Polisi masih memburu pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi kejahatan tersebut. (*)