Komisi I DPRD Sidak Arena Gelper Bingo Pekanbaru, Nama Kasi Ops Satpol PP Terseret Dugaan Terima Jatah Pengamanan
Pekanbaru, Terbilang.id - Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi I DPRD Kota Pekanbaru bersama tim gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan kepolisian di arena Gelanggang Permainan (Gelper) Bingo, Jalan Riau, memunculkan pengakuan yang menyeret nama seorang oknum pejabat di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru.
Dalam sidak yang digelar pada Rabu (17/6/2026) itu, pemilik gelper mengaku pernah didatangi seorang oknum Satpol PP yang disebut menjabat sebagai Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi (Kasi Ops). Bahkan, dari pengakuannya di hadapan anggota dewan, oknum tersebut diduga rutin datang ke lokasi.
Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Robin Eduar, bersama anggota Komisi I Aidil Amri, Aidhil Nur Putra, Irman Sasrianto, dan Syafri Syarif saat itu meminta klarifikasi langsung kepada pemilik usaha terkait aktivitas operasional tempat tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak-pihak tertentu yang berhubungan dengan pengelola.
Menjawab pertanyaan tersebut, pemilik gelper yang diketahui bernama Jhon mengaku pernah didatangi seorang oknum Satpol PP Kota Pekanbaru. Namun, ketika diminta menyebutkan identitasnya, ia mengaku lupa nama yang bersangkutan.
“Saya lupa namanya. Tapi saya lihat dulu di handphone,” ujar Jhon sembari membuka telepon genggamnya untuk mencari kontak yang dimaksud.
Karena tidak berhasil mengingat nama tersebut, anggota Komisi I kemudian menanyakan jabatan oknum yang dimaksud.
“Dia pangkatnya Kasi Ops,” jawab Jhon.
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Amri, kemudian menanyakan apakah oknum tersebut datang secara rutin setiap bulan ke lokasi.
“Tiap bulan dia kemari?” tanya Aidhil.
Mendengar pertanyaan tersebut, Jhon menganggukkan kepala sebagai tanda membenarkan.
“Sendirian dia datang,” ucapnya.
Pengakuan itu kemudian menjadi sorotan dan memunculkan dugaan adanya penerimaan jatah dari pengelola gelper kepada oknum pejabat tersebut. Namun hingga saat ini, dugaan tersebut belum terbukti dan belum ada pernyataan resmi dari pihak yang namanya disebut dalam sidak tersebut.
Menanggapi mencuatnya nama Kasi Ops Satpol PP Kota Pekanbaru, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto, menyatakan bahwa yang bersangkutan memang masih menjabat sebagai Kasi Ops, tetapi sudah lama tidak aktif menjalankan tugas di lingkungan Satpol PP.
“Kasi Ops-nya itu sudah lama tak masuk kantor, jadi itu personal dia, tidak dalam kendali kami. Jadi saya menganggap itu perbuatan pribadi, kebetulan dia pejabat di Satpol, tapi dia pun di Satpol tak masuk-masuk,” kata Desheriyanto, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, sebelum munculnya dugaan terkait gelper tersebut, pihak Satpol PP telah lebih dahulu mengambil langkah terhadap yang bersangkutan karena persoalan kedisiplinan.
Desheriyanto menjelaskan, kasus indisipliner itu telah dilaporkan kepada Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sebelum kasus ini, kami sudah lakukan langkah-langkah ke Inspektorat dan BKPSDM. Dia indisipliner, memang pejabatnya belum diganti, dia masih pejabat, tapi di Satpol dia tak aktif lagi,” ujarnya.
“Jadi saat ini dia sedang berproses di kasus indisipliner dan sudah ditangani Inspektorat,” tambahnya.
Hingga kini belum ada keterangan ataupun tanggapan dari oknum Kasi Ops Satpol PP yang disebut dalam pengakuan pemilik gelper. Dugaan adanya penerimaan jatah dari arena permainan tersebut juga masih memerlukan pembuktian melalui proses hukum dan penyelidikan oleh pihak berwenang. (*)








