Ringankan Beban Siswa Kurang Mampu, Pemko Pekanbaru Bagikan Seragam Sekolah Gratis

Ringankan Beban Siswa Kurang Mampu, Pemko Pekanbaru Bagikan Seragam Sekolah Gratis
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho

Pekanbaru, Terbilang.id - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan program seragam sekolah gratis bagi peserta didik kurang mampu yang masuk melalui jalur afirmasi pada tahun ajaran 2026/2027. Langkah ini bertujuan meringankan beban keluarga sekaligus memastikan akses pendidikan bagi seluruh anak di Kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan bantuan ini khusus diberikan bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program seragam gratis menjadi pelengkap kebijakan pendidikan gratis yang sudah berjalan, sehingga tidak ada lagi alasan terbentur biaya seragam.

“Penerimaan SMP sebentar lagi dibuka, kita sudah menyiapkan anggaran untuk baju. Tapi khusus untuk masyarakat yang tidak mampu,” ujar Wako Agung, Selasa (7/4/2026).

Agung menegaskan, program ini tidak hanya soal pakaian, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap pendidikan. Dengan bantuan seragam, orang tua siswa tidak perlu lagi mencicil biaya ke toko atau penjahit, sehingga fokus keluarga tetap pada pendidikan anak.

“Jadi, tidak ada lagi istilah mereka tidak mampu, tapi harus bayar baju secara berangsur-angsur. Pendidikan gratis harus diiringi fasilitas penunjang, salah satunya seragam,” jelasnya.

Program ini menargetkan siswa yang masuk melalui jalur afirmasi, dengan kuota disesuaikan berdasarkan jumlah pendaftar PPDB SMP tahun ajaran 2026/2027. Pemko Pekanbaru berharap, program ini bisa memastikan seluruh anak, tanpa terkecuali, mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Jangan sampai pendidikan gratis, tapi bajunya tidak ada. Ini yang kita siapkan, agar semua anak bisa sekolah dengan layak,” pungkas Wako Agung.

Dengan adanya program ini, Pemko Pekanbaru kembali menunjukkan komitmen untuk mewujudkan pendidikan inklusif, meringankan beban masyarakat, dan memastikan generasi muda Kota Pekanbaru dapat mengenyam pendidikan tanpa terkendala biaya. (*)