Pengabdian Di Malam Takbiran, AIPTU Apendra Meninggal Dunia Usai Hentikan Perang Mercun Di Kampar
Kampar, Terbilang.id - Malam takbiran yang seharusnya penuh suka cita berubah menjadi duka bagi jajaran Polsek Kampar. AIPTU Apendra meninggal dunia saat menjalankan tugas pengamanan, Sabtu (21/3/2026) dini hari.
Almarhum yang menjabat sebagai Banit Reskrim Polsek Kampar itu menghembuskan napas terakhir di RS Aulia Hospital Pekanbaru sekitar pukul 02.39 WIB.
Kapolsek Kampar, AKP Asdisyah Mursyid, menjelaskan bahwa sebelumnya almarhum masih aktif menjalankan tugas pengamanan malam takbiran bersama personel lainnya sejak Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Sekitar pukul 01.00 WIB, AIPTU Apendra turut melakukan penertiban kegiatan perang mercun di Lapangan Kantor Camat Kampar. Di tengah tugas tersebut, ia mulai mengeluhkan sakit yang diduga akibat kambuhnya penyakit asam lambung.
“Almarhum sempat mengeluh sakit saat bertugas. Rekan-rekannya langsung melaporkan dan membawanya untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Asdisyah.
Karena keterbatasan fasilitas di lokasi awal, almarhum sempat dibawa ke praktik bidan sebelum akhirnya dirujuk ke Puskesmas Kampa.
Sekitar pukul 01.30 WIB, AIPTU Apendra tiba di Puskesmas Kampa. Namun, karena kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, ia kembali dirujuk ke RS Aulia Hospital Pekanbaru menggunakan ambulans dengan pengawalan anggota kepolisian.
Setibanya di rumah sakit sekitar pukul 02.30 WIB, almarhum langsung mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Namun takdir berkata lain. Sembilan menit kemudian, tepat pukul 02.39 WIB, dokter menyatakan AIPTU Apendra telah meninggal dunia.
Almarhum diketahui lahir di Air Tiris pada 24 Februari 1984. Ia meninggalkan seorang istri, Vivi Nofrianti, serta satu orang anak perempuan, Alesha Medina Fiandra.
Rencananya, jenazah akan disemayamkan di rumah orang tuanya di Desa Kampa setelah pelaksanaan Salat Idulfitri. Selanjutnya, almarhum akan dimakamkan secara kedinasan di Tempat Pemakaman Umum Pasar Usang, Desa Tanjung Barulak, Kecamatan Kampar.
Pihak kepolisian telah mendatangi rumah duka, memberikan bantuan kepada keluarga, serta melakukan langkah-langkah penanganan dan pelaporan terkait peristiwa tersebut.
Kepergian almarhum menjadi duka mendalam, terlebih ia menghembuskan napas terakhir saat menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat di malam penuh makna menjelang Hari Raya Idulfitri. (*)


