Si Jago Merah Hanguskan Rumah Lansia Di Pulau Ingu, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp150 Juta

Si Jago Merah Hanguskan Rumah Lansia Di Pulau Ingu, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp150 Juta
Kebakaran rumah milik Siti Patimah di Desa Pulau Ingu, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuansing

Kuantan Singingi, Terbilang.id - Musibah kebakaran melanda sebuah rumah warga di Desa Pulau Ingu, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (6/5) sekitar pukul 17.00 WIB. Rumah milik seorang lansia bernama Siti Patimah (80) itu ludes terbakar hingga hanya menyisakan tiang-tiang kayu bangunan.

Kapolsek Benai Ipda Muhammad Ali Sodiq mengatakan, kebakaran diduga dipicu api dari lampu teplok yang digunakan korban saat terjadi pemadaman listrik di wilayah tersebut.

“Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, sebelumnya terjadi pemadaman listrik sejak pagi hari. Menjelang sore, korban menyalakan lampu teplok sebagai penerangan,” ujar Ipda Ali dalam keterangan tertulis yang diterima.

Menurutnya, api mulai membesar saat korban menambah minyak ke dalam lampu teplok dalam kondisi api masih menyala.

“Saat korban menambah minyak dalam kondisi lampu masih menyala, api langsung menyambar dan membesar hingga membakar bagian dalam rumah,” jelasnya.

Kondisi bangunan rumah yang mayoritas terbuat dari papan dan kayu membuat kobaran api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak mampu menyelamatkan bangunan rumah.

Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Meski demikian, api telah lebih dulu menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah dan hanya menyisakan puing-puing serta tiang kayu yang hangus terbakar.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Kapolsek Benai turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan lampu berbahan bakar minyak, terutama saat melakukan pengisian ulang.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan lampu berbahan bakar minyak, terutama saat pengisian, dan memastikan kondisi aman untuk mencegah kejadian serupa,” tutupnya. (*)