Terkendala Keterbatasan Anggaran, Plt Gubernur Akui Perbaikan Jalan Di Riau Belum Maksimal

Terkendala Keterbatasan Anggaran, Plt Gubernur Akui Perbaikan Jalan Di Riau Belum Maksimal
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto

Pekanbaru, Terbilang.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengakui perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah belum dapat dilakukan secara maksimal. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala pemerintah dalam menangani seluruh ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Untuk sementara, Pemprov Riau memilih memprioritaskan pemeliharaan agar kondisi jalan tetap fungsional dan masih dapat digunakan masyarakat.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, kerusakan jalan di sejumlah wilayah dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari usia infrastruktur yang sudah tua, tingginya beban kendaraan yang melintas hingga pemeliharaan yang belum optimal.

"Kita akui kondisi jalan memang belum bisa diselesaikan sepenuhnya. Saat ini kita fokus menjaga fungsional jalan dulu sesuai kemampuan keuangan yang ada," ujar SF Hariyanto, Senin (5/10/2026), usai menghadiri acara HUT ke-81 TNI.

Menurutnya, persoalan kerusakan jalan tidak hanya berkaitan dengan usia infrastruktur. Tingginya beban kendaraan, terutama kendaraan angkutan barang dengan muatan berlebih, juga dapat mempercepat kerusakan jalan.

Pemprov Riau pun menyoroti kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang dinilai memberikan tekanan lebih besar terhadap infrastruktur jalan.

SF Hariyanto mengimbau pelaku usaha maupun pengguna kendaraan angkutan barang agar mematuhi ketentuan tonase yang berlaku.

"Kalau tonasenya berlebihan, jalan cepat hancur. Jadi perlu kerja sama semua pihak," katanya.

Ia menegaskan, menjaga kondisi jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kepatuhan para pengguna jalan, khususnya kendaraan angkutan barang, juga dibutuhkan agar infrastruktur yang telah dibangun dapat bertahan lebih lama.

"Kepatuhan pengguna jalan, khususnya kendaraan angkutan barang, juga diperlukan agar infrastruktur yang telah dibangun dapat bertahan lebih lama," ungkapnya.

Di tengah keterbatasan anggaran, SF Hariyanto menyebut penanganan sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru mulai menunjukkan perkembangan dengan dukungan pemerintah kota.

Ia berharap pemerintah kabupaten dan kota lainnya di Riau juga dapat melakukan penanganan infrastruktur jalan sesuai dengan kemampuan anggaran masing-masing daerah.

"Ke depan, perbaikan infrastruktur jalan akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi keuangan daerah," pungkasnya.

SF Hariyanto juga berharap kemampuan fiskal daerah ke depan semakin meningkat. Dengan ruang anggaran yang lebih besar, pembangunan maupun perbaikan infrastruktur jalan di Provinsi Riau diharapkan dapat dilakukan secara lebih optimal.

Sementara itu, Pemprov Riau tetap menempatkan pemeliharaan sebagai langkah penting untuk menjaga agar ruas jalan yang ada tetap dalam kondisi fungsional, sembari melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. (*)