Soroti Kemacetan Di SMAN 1 Pekanbaru, DPRD Minta Dishub Riau Tertibkan Mobil Parkir Sembarangan

Soroti Kemacetan Di SMAN 1 Pekanbaru, DPRD Minta Dishub Riau Tertibkan Mobil Parkir Sembarangan
Anggota DPRD Riau daerah pemilihan Pekanbaru, Ginda Burnama

Pekanbaru, Terbilang.id - Kemacetan yang terjadi di depan SMAN 1 Pekanbaru saat jam masuk dan pulang sekolah menjadi perhatian DPRD Riau.

Kondisi tersebut salah satunya dipicu aktivitas parkir kendaraan secara sembarangan di sekitar sekolah, terutama mobil orang tua yang datang untuk mengantar maupun menjemput siswa.

Lajur jalan yang telah dilebarkan untuk memperlancar arus lalu lintas justru dimanfaatkan sebagian pengendara sebagai tempat parkir. Bahkan, kendaraan terlihat terparkir secara berlapis sehingga mempersempit ruang bagi kendaraan yang melintas.

Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut kembali tersendat pada jam-jam sibuk sekolah.

Anggota DPRD Riau daerah pemilihan Pekanbaru, Ginda Burnama, meminta pemerintah turun tangan melakukan penertiban terhadap kendaraan yang parkir sembarangan.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kota Pekanbaru dapat menurunkan personel ke kawasan tersebut, khususnya pada jam masuk dan pulang sekolah.

"Harapannya dari pemerintah kota dan provinsi bisa menurunkan personel untuk menertibkan lajur yang berlapis-lapis diparkiri oleh mobil," ujar Ginda, Jum'at (2/10/2026).

Menurut Ginda, penertiban diperlukan agar lajur jalan yang sudah dilebarkan dapat kembali digunakan sesuai fungsinya.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua siswa, agar memahami tujuan pelebaran jalan tersebut. Pelebaran dilakukan untuk memberikan ruang lebih bagi kendaraan sehingga arus lalu lintas dapat bergerak lebih lancar.

"Dengan pelebaran jalan, yang semulanya macet bisa terurai. Jangan malah dijadikan parkiran yang berlapis," tambahnya.

Ginda menilai persoalan tersebut tidak hanya membutuhkan penertiban dari pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat. Orang tua yang mengantar atau menjemput siswa diharapkan tidak memarkir kendaraan di lajur yang dapat menghambat kendaraan lain.

Ia berharap koordinasi antara Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru dapat dilakukan untuk mencari solusi terhadap persoalan tersebut.

Dengan penertiban yang dilakukan secara rutin, terutama pada jam sibuk sekolah, diharapkan arus lalu lintas di depan SMAN 1 Pekanbaru dapat kembali lancar.

Di sisi lain, kesadaran orang tua dan pengguna jalan untuk tidak menggunakan lajur lalu lintas sebagai tempat parkir juga dinilai penting agar pelebaran jalan yang telah dilakukan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi kelancaran mobilitas masyarakat. (*)