Dorong APBD-P Segera Direalisasikan, Ketua DPRD Pekanbaru Minta Penanganan Banjir Jadi Prioritas

Dorong APBD-P Segera Direalisasikan, Ketua DPRD Pekanbaru Minta Penanganan Banjir Jadi Prioritas
Ketua DPRD Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid

Pekanbaru, Terbilang.id - DPRD Kota Pekanbaru mendorong percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2026 yang telah disahkan bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pada akhir September lalu.

Dengan nilai anggaran mencapai lebih dari Rp3,2 triliun, APBD Perubahan tersebut diperkirakan baru dapat digunakan pada akhir Oktober 2026, setelah melalui tahapan penyempurnaan dokumen dan evaluasi oleh Gubernur Riau.

Ketua DPRD Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid, menjelaskan bahwa setelah pengesahan, Pemko Pekanbaru memiliki waktu tiga hari untuk menyempurnakan dokumen APBD-P sebelum disampaikan kepada Gubernur Riau untuk dievaluasi selama 14 hari.

Setelah proses evaluasi selesai, dokumen tersebut akan kembali ke DPRD Pekanbaru untuk ditindaklanjuti melalui penyusunan laporan hasil evaluasi.

"Setelah evaluasi selesai, dokumen tersebut kembali ke DPRD untuk ditindaklanjuti melalui laporan hasil evaluasi. Jadi mungkin akhir Oktober baru bisa digunakan,” kata Isa Lahamid, Senin (12/10/2026).

Isa berharap proses evaluasi oleh gubernur dapat berlangsung lebih cepat sehingga anggaran perubahan tersebut segera dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita berharap ada percepatan evaluasi gubernur dan tahapan lainnya, supaya APBD-P itu bisa segera dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, percepatan realisasi APBD-P penting agar program-program pemerintah kota yang telah direncanakan dapat segera dijalankan, terutama kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Selain mendorong percepatan realisasi anggaran, Isa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap harus menjadi perhatian Pemko Pekanbaru. Salah satu pekerjaan yang perlu terus dikejar adalah pembangunan dan perbaikan jalan di sejumlah wilayah kota.

Di samping infrastruktur jalan, ia juga meminta pemerintah kota memberikan perhatian serius terhadap persoalan banjir yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah kawasan.

Menurut Isa, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga, terutama di wilayah yang mengalami genangan ketika hujan turun.

“Sekarang musim banjir ini terasa sekali. Ada kekhawatiran masyarakat dan sebagian tempat itu memang mengalami banjir,” jelasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut berharap Pemko Pekanbaru segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan banjir, sehingga dampaknya terhadap aktivitas dan kehidupan masyarakat dapat diminimalkan.

“Kita harapkan penanganan banjir ini bisa segera menjadi atensi utama dari pemerintah kota,” harapnya.

Ia menilai, percepatan realisasi APBD Perubahan perlu diikuti dengan pelaksanaan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Penanganan banjir dan pembangunan infrastruktur menjadi sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan anggaran tersebut.

Dengan demikian, setelah seluruh tahapan evaluasi dan penyempurnaan selesai, APBD-P Pekanbaru tahun 2026 diharapkan dapat segera berjalan sesuai perencanaan.

DPRD Pekanbaru berharap anggaran senilai lebih dari Rp3,2 triliun tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah, memperbaiki infrastruktur, serta memperkuat pelayanan publik bagi masyarakat Kota Pekanbaru. (*)