Terapkan Standar Tinggi Sapi Kurban Presiden, Pemrov Riau Libatkan Peternak Lokal Seluruh Daerah
Pekanbaru, Terbilang.id - Pemerintah daerah tak ingin setengah hati dalam menyiapkan hewan kurban bantuan Presiden tahun ini. Pemerintah Provinsi Riau menerapkan standar tinggi dalam proses seleksi sapi kurban, sekaligus melibatkan peternak lokal dari seluruh kabupaten/kota.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut Iduladha 1447 Hijriah, di mana kualitas dan kesehatan hewan kurban menjadi prioritas utama. Melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Pemprov Riau memastikan setiap sapi yang diusulkan benar-benar memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Produksi PKH Riau, Elyan Buzra, mengungkapkan bahwa sebagian besar daerah telah bergerak cepat melakukan penjaringan sapi terbaik.
“Alhamdulillah, saat ini 12 kabupaten/kota sudah mulai melakukan seleksi. Bahkan beberapa di antaranya telah mengajukan sapi kurban bantuan Presiden. Kita optimistis pekan depan seluruh daerah sudah menyampaikan usulannya,” ujarnya, Senin (20/4).
Menurut Elyan, setiap daerah diminta mengusulkan sapi terbaik milik peternak lokal. Usulan tersebut kemudian akan diverifikasi di tingkat provinsi untuk menentukan sapi yang paling layak dijadikan hewan kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto.
“Dari setiap daerah akan dipilih yang paling memenuhi kriteria, baik dari sisi bobot maupun kesehatan, untuk ditetapkan sebagai sapi kurban tingkat provinsi,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada kualitas, Pemprov Riau juga menyiapkan strategi untuk menjaga ketersediaan hewan kurban di daerah. Bagi kabupaten/kota yang memiliki sapi dengan bobot di atas 1 ton, diwajibkan mengusulkan dua ekor sekaligus.
“Ini sebagai langkah antisipatif. Jika satu sapi ditetapkan untuk provinsi, maka satu lagi tetap bisa dimanfaatkan di daerah. Jadi manfaatnya tetap luas,” terang Elyan.
Ia menegaskan, seluruh sapi yang diusulkan wajib dalam kondisi sehat dan berasal dari peternak lokal. Kebijakan ini sekaligus menjadi upaya mendorong pertumbuhan sektor peternakan daerah agar semakin berdaya saing.
Dengan seleksi yang ketat dan melibatkan seluruh daerah, Pemprov Riau berharap penyaluran hewan kurban bantuan Presiden tahun ini tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi peternak lokal. (*)


