Alokasikan APBD 2026 Sebesar Rp100 Miliar, Pemko Pekanbaru Targetkan Normalisasi 900 Km Drainase
Pekanbaru, Terbilang.id - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menargetkan normalisasi saluran drainase sepanjang 900 kilometer pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi drainase sekaligus menekan risiko banjir di sejumlah wilayah rawan.
Normalisasi drainase tersebut tidak hanya mencakup pembersihan sampah, tetapi juga pengangkatan sedimen serta pendalaman parit agar aliran air dapat mengalir lebih lancar.
“Bagaimana kita menyelesaikan 900 kilometer normalisasi, sekaligus membersihkan sedimen di parit-parit yang ada di Kota Pekanbaru,” ujar Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Kamis (5/2/2026).
Menurut Agung, penanganan drainase tidak hanya dibebankan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru. Pemerintah kota juga melibatkan pihak kecamatan untuk menangani drainase yang tidak berfungsi optimal di wilayah masing-masing.
Setiap kecamatan akan dilibatkan untuk membantu menormalisasi drainase yang bermasalah agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan merata.
Normalisasi drainase meliputi pembersihan sampah, pengangkatan endapan lumpur, serta pendalaman parit. Dengan langkah tersebut, kapasitas tampung air diharapkan meningkat sehingga potensi genangan saat hujan deras dapat ditekan.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan bahwa pembenahan drainase menjadi salah satu fokus utama Pemko Pekanbaru pada tahun 2026. Untuk mendukung program tersebut, Pemko Pekanbaru mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar.
“Drainase menjadi fokus kita tahun ini. Anggarannya cukup besar, sekitar Rp100 miliar,” ujar Markarius.
Ia menambahkan, Pemko Pekanbaru saat ini juga tengah melakukan pendataan ulang wilayah rawan banjir. Tim dari Dinas PUPR bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) melakukan pemetaan terhadap saluran drainase yang dinilai tidak berfungsi optimal.
Seluruh perbaikan drainase nantinya akan mengacu pada master plan pengendalian banjir yang telah disusun Pemko Pekanbaru. Tahapan pekerjaan dimulai dari pembenahan parit dan saluran drainase berukuran besar, kemudian dilanjutkan dengan perbaikan drainase skala kecil di kawasan permukiman.
Melalui program ini, Pemko Pekanbaru berharap persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah titik dapat dikurangi secara bertahap dan berkelanjutan. (*)


