Waktu Cuma Tersisa Dua Bulan, DPRD Pekanbaru Dorong Bapenda Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun

Waktu Cuma Tersisa Dua Bulan, DPRD Pekanbaru Dorong Bapenda Kejar Target PAD Rp1,3 Triliun
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Syamsul Bahri

Pekanbaru, Terbilang.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 yang ditargetkan mencapai Rp1,3 triliun.

Dengan waktu yang tersisa sekitar dua bulan menjelang akhir tahun anggaran, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru didorong untuk terus memaksimalkan berbagai strategi guna merealisasikan target tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Syamsul Bahri, mengatakan Bapenda sejauh ini telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penerimaan PAD. Namun, strategi yang telah disiapkan dan dijalankan itu diharapkan dapat memberikan hasil maksimal.

“Target tahun 2026 ini harus mencapai Rp1,3 triliun. Semua strategi sudah dilakukan Bapenda, kita dorong untuk pencapaian ini,” kata Syamsul Bahri, Senin (19/10/2026).

Ia menegaskan, optimalisasi PAD menjadi salah satu hal penting yang perlu mendapat perhatian serius, terutama setelah disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Pekanbaru tahun 2026 dengan nilai sebesar Rp3,26 triliun.

Menurutnya, pencapaian target pendapatan daerah perlu menjadi perhatian bersama agar kemampuan keuangan Pemko Pekanbaru tetap terjaga dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan.

Karena itu, Bapenda diharapkan terus mengevaluasi langkah-langkah yang telah dilakukan, termasuk memaksimalkan penerimaan dari sektor pajak dan sumber pendapatan daerah lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Meski waktu yang tersedia semakin terbatas, Syamsul mengaku optimistis target PAD sebesar Rp1,3 triliun masih dapat direalisasikan. Ia meyakini strategi yang telah disiapkan Bapenda dapat membantu meningkatkan penerimaan daerah hingga akhir tahun.

“Kita yakin PAD ini bisa tercapai, dengan cara jitu yang diraih,” jelasnya.

Syamsul menambahkan, sisa waktu sekitar dua bulan harus dimanfaatkan secara maksimal oleh Bapenda untuk mengejar target yang telah ditetapkan.

Ia mendorong agar upaya penagihan terus dioptimalkan, sekaligus menggali potensi pendapatan daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Menurutnya, langkah tersebut perlu dilakukan secara terarah agar setiap potensi penerimaan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD Kota Pekanbaru.

“Kita berharap, dengan sisa waktu yang ada, pencapaian target PAD Kota tahun 2026 ini bisa terealisasi sesuai dengan target yang sudah ditetapkan demi melanjutkan pembangunan,” harapnya.

DPRD Pekanbaru berharap optimalisasi penerimaan PAD dapat berjalan maksimal hingga penghujung tahun anggaran. Dengan tercapainya target tersebut, Pemko Pekanbaru diharapkan memiliki dukungan keuangan daerah yang memadai untuk melanjutkan pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (*)