Apresiasi Pesatnya Pembangunan Infrastruktur, DPRD Pekanbaru Dorong Kelurahan Ikut Awasi Izin Perumahan

Apresiasi Pesatnya Pembangunan Infrastruktur, DPRD Pekanbaru Dorong Kelurahan Ikut Awasi Izin Perumahan
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri

Pekanbaru, Terbilang.id - Pesatnya pembangunan infrastruktur di Kota Pekanbaru mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Meski pembangunan dinilai semakin merata hingga kawasan pinggiran kota, pengawasan tetap perlu diperkuat, terutama terhadap penerbitan izin pembangunan perumahan guna mencegah persoalan banjir yang merugikan masyarakat.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri, mengatakan perkembangan pembangunan infrastruktur saat ini menunjukkan kemajuan yang signifikan. Salah satunya terlihat dari pengaspalan jalan yang mulai menjangkau berbagai wilayah, termasuk kawasan pinggiran kota.

"Di kawasan pinggiran kota pun, pengaspalan jalan sudah hampir merata. Tinggal beberapa titik lagi yang belum diaspal. Selama saya menyelesaikan tiga periode, saya belum pernah melihat pembangunan secepat ini. Alhamdulillah, sekarang kita bisa melihat sendiri pembangunan sudah menjangkau sudut-sudut kota," kata Aidil, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup sektor kesehatan dan pendidikan. Ia turut mengapresiasi program baju gratis dan sekolah gratis yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

Aidil berharap, berbagai program tersebut dapat terus berjalan dengan dukungan penganggaran yang tepat sasaran. Ia juga mengingatkan agar pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 tetap mengutamakan kebutuhan masyarakat.

"Kita berharap ke depan, termasuk dalam pembahasan APBD 2027, anggaran yang disusun tetap berpihak kepada rakyat," ujarnya.

Di tengah percepatan pembangunan, Aidil mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, infrastruktur jalan yang semakin baik harus dimanfaatkan sesuai fungsinya dan tidak digunakan untuk kegiatan yang membahayakan keselamatan.

Ia menyoroti masih adanya aksi balap liar, khususnya di kawasan Rumbai. Kondisi jalan yang semakin bagus dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan balap liar.

Karena itu, Aidil mengajak masyarakat, termasuk pengurus RT dan RW, untuk berperan aktif mengawasi lingkungan masing-masing. Ia meminta warga segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Kita mengimbau masyarakat, termasuk pengurus RT dan RW, agar ikut aktif dalam mengawasi lingkungan. Jika ditemukan aksi balap liar, segera laporkan melalui layanan darurat 112 agar bisa langsung ditindaklanjuti oleh petugas," jelasnya.

Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu menjaga keamanan lingkungan sekaligus memastikan infrastruktur yang telah dibangun pemerintah memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.

Selain pengawasan infrastruktur jalan, persoalan banjir masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Pekanbaru. Aidil mengakui, genangan air masih terjadi ketika hujan deras mengguyur beberapa kawasan.

Meski demikian, ia menyebut pembangunan drainase telah dilakukan secara bertahap oleh Pemko Pekanbaru. Upaya tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir, terutama di wilayah yang selama ini rawan terdampak.

Salah satu pembangunan drainase yang disorotnya berada di Jalan Nari Pinang. Aidil berharap pembangunan serupa dapat dipercepat agar persoalan genangan air dapat ditangani secara bertahap.

"Salah satu contohnya di Jalan Nari Pinang, yang drainasenya sudah dibangun oleh pemerintah. Kita berharap pada tahun 2026 pembangunan drainase ini dapat dipercepat, terutama di wilayah yang rawan banjir, sehingga air bisa mengalir lebih lancar dan tenggelam dengan cepat," ungkapnya.

Menurut Aidil, penanganan banjir tidak cukup hanya dengan membangun saluran drainase. Pemerintah juga perlu memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik dan sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitarnya.

Aidil turut meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memperketat pengawasan terhadap pembangunan perumahan baru di Pekanbaru. Menurutnya, kondisi alam di sejumlah kawasan membuat wilayah tersebut rentan mengalami banjir sehingga perlu diperhatikan sejak tahap perencanaan pembangunan.

Ia menyoroti banyaknya perumahan yang dilaporkan mengalami banjir ketika hujan deras. Kondisi ini, menurutnya, harus menjadi perhatian serius agar pembangunan hunian tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.

"Belakangan ini, banyak perumahan yang mengalami banjir ketika hujan deras," katanya.

Perhatian khusus juga diarahkan pada pembangunan perumahan subsidi yang menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk mendapatkan hunian terjangkau. Aidil mencontohkan kawasan Rumbai, yang masih memiliki perumahan subsidi dengan persoalan banjir ketika hujan deras.

Ia menegaskan, setiap permohonan izin pembangunan perumahan harus diperiksa secara cermat, termasuk kondisi lahan, lingkungan sekitar, serta ketersediaan dan kelayakan sistem drainase.

"Oleh karena itu, setiap pengajuan izin pembangunan perumahan harus diperiksa dengan baik, termasuk kondisi lingkungan dan sistem drainasenya. Jika memungkinkan, pihak kelurahan juga harus mengetahui proses tersebut agar dapat ikut melakukan pengawasan di wilayahnya," tegasnya.

Menurut Aidil, keterlibatan pihak kelurahan penting untuk memperkuat pengawasan di tingkat wilayah. Dengan mengetahui proses pembangunan sejak awal, pemerintah kelurahan diharapkan dapat ikut memantau kesesuaian pembangunan dengan kondisi lingkungan serta menyampaikan potensi persoalan kepada instansi terkait.

Ia mengingatkan agar proses penerbitan izin pembangunan perumahan tidak berjalan tanpa koordinasi dengan pemerintah kelurahan. Pengawasan yang melibatkan berbagai pihak dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan lingkungan setelah perumahan ditempati masyarakat.

"Pengawasan harus diperkuat agar pembangunan perumahan tidak menimbulkan permasalahan banjir yang merugikan masyarakat," jelasnya.

Aidil berharap pesatnya pembangunan di Kota Pekanbaru dapat berjalan seiring dengan pengawasan yang konsisten. Dengan demikian, pemerataan infrastruktur, pembangunan drainase, dan pengembangan kawasan perumahan tidak hanya mendorong kemajuan kota, tetapi juga memberikan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat dalam jangka panjang. (*)