APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Tembus Rp3,18 Triliun, DPRD Fokus Bahas Prioritas Anggaran
Pekanbaru, Terbilang.id - DPRD Kota Pekanbaru mulai memfokuskan pembahasan terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027, setelah sebelumnya mengesahkan APBD Perubahan 2026.
Pembahasan anggaran tahun depan kini dilakukan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pekanbaru bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko Pekanbaru. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari pendapatan, belanja, pembiayaan hingga program pembangunan yang menjadi prioritas.
Ketua DPRD Pekanbaru M Isa Lahamid mengatakan pembahasan Rancangan APBD 2027 tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah sekaligus kebutuhan masyarakat.
“Kita tetap mengacu pada kemampuan fiskal, plus kebutuhan masyarakat banyak,” kata Isa, Sabtu (3/10/2026).
Ia menyebut, berdasarkan KUA-PPAS, nilai anggaran yang dibahas berada di kisaran Rp3,4 triliun. Angka tersebut masih dalam proses pembahasan dan penyesuaian bersama antara legislatif dan eksekutif.
Sebagai perbandingan, APBD Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026 sebelumnya berada di angka sekitar Rp3,049 triliun.
Sementara itu, dalam rancangan APBD 2027, postur anggaran sementara diproyeksikan mencapai Rp3.181.971.784.650 atau sekitar Rp3,18 triliun.
Angka tersebut belum menjadi angka final karena masih harus melalui pembahasan lebih lanjut antara Banggar DPRD Pekanbaru dan TAPD Pemko Pekanbaru.
Dari sisi pendapatan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pekanbaru pada rancangan APBD 2027 diproyeksikan sebesar Rp1.560.631.600.911.
Sementara penerimaan dari sektor pajak daerah diproyeksikan mencapai Rp1.443.068.593.516.
Isa menegaskan, pembahasan tidak hanya berkutat pada besaran angka dalam APBD, tetapi juga memastikan kesesuaian anggaran dengan kebutuhan pembangunan dan kemampuan keuangan daerah.
“Tapi kami terus bahas dan melihat kesesuaiannya dengan prioritas pembangunan serta ketersediaan anggaran,” ujarnya.
Menurutnya, penyusunan APBD harus diarahkan untuk memperkuat kualitas belanja daerah. Anggaran yang tersedia diharapkan dapat digunakan untuk program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selain pembangunan, alokasi anggaran juga diarahkan untuk mendukung peningkatan pelayanan publik di Kota Pekanbaru.
Pembahasan APBD 2027 selanjutnya akan terus dilakukan hingga tercapai kesepakatan antara DPRD dan Pemko Pekanbaru. Sesuai ketentuan, proses penetapan APBD tahun anggaran berikutnya ditargetkan rampung paling lambat 30 November 2026.
Dengan demikian, pembahasan yang berlangsung saat ini menjadi bagian penting untuk memastikan postur APBD 2027 dapat disesuaikan dengan kemampuan fiskal sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan Kota Pekanbaru. (*)








